Surabaya, Mevin.ID – Manajemen Persebaya Surabaya menggelar aksi penghormatan kepada almarhum Bejo Sugiantoro, ayah dari pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto, sebelum pertandingan melawan Persib Bandung dalam pekan ke-25 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (tanggal).
Aksi “one minute silent” dan pemutaran video tribute menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi sepak bola Indonesia.
Penghormatan untuk Bejo Sugiantoro
Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, menjelaskan bahwa aksi penghormatan ini dilakukan sebagai bentuk simpati dan dukungan terhadap keluarga almarhum.
“Akan ada pemutaran video tribute to Bejo Sugiantoro setelah pemanasan kedua tim,” kata Jonathan, Sabtu.
Selain itu, keluarga almarhum Bejo Sugiantoro juga diundang untuk hadir dalam pertandingan tersebut.
Pada jeda pertandingan, Wali Kota Surabaya akan menyerahkan jersey nomor 5 kepada istri almarhum Bejo Sugiantoro di area depan tunnel. Jersey tersebut merupakan simbol penghormatan terhadap almarhum yang telah memberikan dedikasi dan pengaruh besar dalam dunia sepak bola.
Dukungan dari Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hondak, mengungkapkan rasa terkejut dan duka mendalam atas meninggalnya Bejo Sugiantoro.
“Almarhum Bejo berhubungan dengan semuanya, itulah alasan kenapa kemarin setelah kami tiba di Surabaya, kami dan tim pergi ke rumahnya,” kata Bojan.
Kedatangan tim Persib Bandung ke rumah almarhum Bejo Sugiantoro tidak hanya sebagai bentuk belasungkawa, tetapi juga untuk memberikan dukungan kepada Rachmat Irianto, pemain mereka yang sedang berduka.
“Ini mengejutkan semua, terutama bagi keluarganya. Apalagi Irianto sedang dalam kondisi cedera, jadi kami harus memberikan semangat kepada mereka,” ujar Bojan.
Pertandingan yang Penuh Emosi
Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung yang berlangsung pukul 20.30 WIB ini diprediksi akan berlangsung sengit, namun juga penuh dengan nuansa emosional. Kedua tim tidak hanya berlaga untuk meraih tiga poin, tetapi juga untuk menghormati almarhum Bejo Sugiantoro, yang telah menjadi bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia.
Aksi “one minute silent” dan berbagai bentuk penghormatan lainnya yang dilakukan oleh Persebaya Surabaya dan Persib Bandung menunjukkan betapa eratnya ikatan persaudaraan dalam dunia sepak bola.
Meskipun pertandingan ini penuh dengan persaingan, namun semangat untuk saling mendukung dan menghormati tetap menjadi nilai utama. Semoga almarhum Bejo Sugiantoro mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian ini.***


























