BANDUNG, Mevin.ID – Atmosfer panas jelang laga bertajuk El Classico Indonesia mulai terasa. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa skuad asuhannya sudah tidak sabar untuk menjamu rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).
Menariknya, Hodak mengaku tidak perlu mengeluarkan energi ekstra untuk memotivasi anak asuhnya. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, rivalitas tinggi melawan Macan Kemayoran sudah menjadi bahan bakar alami bagi Marc Klok dan kawan-kawan untuk tampil habis-habisan.
“Suasananya sangat bagus. Saya tidak perlu memberikan motivasi tambahan karena semua pemain sudah sangat termotivasi dengan sendirinya,” ujar Hodak dilansir dari laman resmi klub.
Skuad Nyaris Lengkap, Hanya Andrew Jung yang Absen
Persiapan Maung Bandung menjelang laga penutup putaran pertama ini terbilang cukup impresif. Intensitas latihan menunjukkan agresivitas tinggi dari para pemain yang berebut tempat di starting line-up.
Kabar baiknya, kondisi skuad Persib dilaporkan hampir mencapai 100 persen. Beckham Putra dinyatakan fit, dan bek andalan Barba diprediksi sudah bisa bergabung dalam sesi latihan terakhir.
“Kami akan memiliki skuad penuh, kecuali Jung (Andrew Jung). Dia masih harus absen karena cedera yang didapat saat melawan Persik Kediri,” tambah Hodak.
Dominasi di GBLA dan Rekor Pertemuan
Secara statistik, Persib Bandung memiliki modal yang sangat kuat untuk mengamankan tiga poin di kandang:
- Rekor Kandang: Thom Haye dkk belum pernah menyentuh kekalahan saat bermain di GBLA musim ini.
- Head-to-Head: Dalam tiga pertemuan terakhir, Persija Jakarta selalu gagal memetik kemenangan atas Maung Bandung.
- Persaingan Klasemen: Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 35 poin dari 16 laga. Kemenangan akan membuat Persib menyalip posisi Persija yang saat ini berada di peringkat kedua karena unggul selisih gol.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri bagi kedua tim di papan atas klasemen Super League. Dengan dukungan penuh dari Bobotoh, mampukah Pangeran Biru mempertahankan keangkeran GBLA?***

























