Pertamina Patra Niaga Usul Beli LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung Per KK Mulai April 2026

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dengar Pendapat (RDP) BPH Migas, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Dirut PT Pertamina Internasional Shipping, dan Dirut PT Pertamina Patra Niaga dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Rapat Dengar Pendapat (RDP) BPH Migas, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Dirut PT Pertamina Internasional Shipping, dan Dirut PT Pertamina Patra Niaga dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

JAKARTA, Mevin.ID – PT Pertamina Patra Niaga resmi mengusulkan langkah tegas untuk mengendalikan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kg.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengusulkan pembatasan pembelian maksimal 10 tabung per bulan per Kartu Keluarga (KK) yang direncanakan mulai berlaku pada triwulan II (TW II) tahun 2026.

Langkah ini diambil guna menekan risiko pembengkakan kuota yang terus meningkat setiap tahunnya. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1), Muchtasyar memaparkan kekhawatirannya jika distribusi dibiarkan tanpa kendali.

Ancaman Pembengkakan Kuota 788 Ribu Ton

Menurut Muchtasyar, tanpa adanya sistem pembatasan yang ketat, konsumsi LPG 3 kg diprediksi akan melonjak hingga 3,2 persen di atas alokasi yang telah ditetapkan.

“Tanpa pengendalian, artinya distribusi ini dilakukan dengan tidak adanya batasan-batasan, itu akan meningkat sebesar 3,2 persen dari alokasi,” ujar Muchtasyar.

Secara angka, potensi pembengkakan tersebut diperkirakan mencapai 788 ribu ton sepanjang tahun 2026. Jika kuota resmi ditetapkan sebesar 8 juta ton, maka tanpa pembatasan, penyaluran bisa melambung hingga 8,788 juta ton.

Sebaliknya, jika aturan pembatasan 10 tabung per KK diterapkan, Pertamina memproyeksi kenaikan konsumsi hanya akan berada di kisaran 300 ribu ton. “Tidak terlalu banyak,” tambahnya.

Tren Konsumsi yang Terus Mendaki

Data Pertamina menunjukkan bahwa realisasi penyaluran LPG 3 kg pada tahun 2025 mencapai 8.519.243 Metrik Ton (MT), atau sekitar 99,77 persen dari kuota revisi sebesar 8.544.881 MT.

Muchtasyar menyoroti perbedaan kontras antara tren konsumsi BBM subsidi yang mulai menurun dengan konsumsi LPG subsidi yang justru terus merangkak naik.

  • Tren BBM: Cenderung mengalami penurunan.

  • Tren LPG: Selalu meningkat dan kuotanya terus direvisi sejak tahun 2023.

Dorong Aturan Berbasis Segmen (Desil)

Selain pembatasan jumlah tabung, Pertamina Patra Niaga juga mengusulkan penerapan pembatasan berdasarkan segmen atau desil ekonomi masyarakat. Hal ini bertujuan agar subsidi benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengharapkan dukungan, bagaimana pemerintah segera dapat mengeluarkan aturan-aturan yang membatasi penggunaan LPG subsidi ini, sehingga pemakaian bisa kita kontrol lebih baik lagi dan bahkan bisa menurun,” pungkasnya.

Hingga saat ini, usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan intensif dengan pihak legislatif dan kementerian terkait sebelum diimplementasikan secara nasional pada pertengahan tahun depan.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deal Besar! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Pekan Ini, Tarif Ekspor RI ke AS Pangkas Signifikan
Danantara Umumkan 8 Raksasa Dunia Lolos Tender Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’ di 4 Kota Indonesia
Utang RI Tembus Rp 9.637 Triliun, Menkeu Purbaya: Demi Menjaga Ekonomi dari Krisis
Aturan Baru! Menkeu Purbaya Wajibkan 58% Dana Desa 2026 untuk Koperasi Merah Putih
Danantara Indonesia Siapkan Rp202,4 Triliun untuk 4 Proyek Strategis di 2026
KLH Segel Pabrik Kertas PT Panca Kraft Pratama di Tangerang Akibat Pencemaran Udara
Menjelajah Galery Salapak: Etalase Mimpi UMKM Bandung, dari Seblak hingga Menembus Labuan Bajo
Transformasi Besar BUMN 2026, Danantara Targetkan Pangkas 1.043 Perusahaan Menjadi 300 Tanpa PHK

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:04 WIB

Deal Besar! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Pekan Ini, Tarif Ekspor RI ke AS Pangkas Signifikan

Senin, 16 Februari 2026 - 20:43 WIB

Danantara Umumkan 8 Raksasa Dunia Lolos Tender Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’ di 4 Kota Indonesia

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:26 WIB

Utang RI Tembus Rp 9.637 Triliun, Menkeu Purbaya: Demi Menjaga Ekonomi dari Krisis

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:10 WIB

Aturan Baru! Menkeu Purbaya Wajibkan 58% Dana Desa 2026 untuk Koperasi Merah Putih

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:17 WIB

Danantara Indonesia Siapkan Rp202,4 Triliun untuk 4 Proyek Strategis di 2026

Berita Terbaru