BANDUNG, Mevin.ID – Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik Kota Bandung dilaporkan banyak mengalami kerusakan selama musim hujan. Kondisi ini banyak terjadi pada lampu yang telah usang dan kondisinya kurang terawat.
Panji Kharismadi, Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bandung, menjelaskan bahwa kerusakan tersebut seringkali dipicu oleh usia PJU yang telah melewati masa pemeliharaan optimal. Faktor cuaca ekstrem juga memperparah kondisi.
“Setelah kemarau panjang, banyak kabel yang menjadi getas karena panas. Ketika masuk musim hujan, terjadi korosi dan air merembes, sehingga memicu workhorse letting atau gangguan kelistrikan pada PJU,” ujar Panji belum lama ini, mengutip Tribunnews, Kamis (15/2/2026).
Ia menambahkan, kabel yang sudah rapuh mungkin masih berfungsi dalam kondisi kering, tetapi menjadi sangat rentan korsleut saat terkena air hujan.
Meski belum ada data pasti jumlah kerusakan, laporan kerusakan banyak berasal dari wilayah Bandung Utara dan Barat karena populasi PJU di sana yang cukup tinggi. Saat ini, Dinas Perhubungan sedang melakukan perbaikan dan pemasangan baru.
“Kami sedang mengerjakan PJU sebanyak 500 titik dan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) sebanyak 4.800 titik. Progresnya saat ini kurang lebih sudah mencapai 50 persen,” jelas Panji.
Pengerjaan yang tersebar di 30 kecamatan dan 151 kelurahan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025. Pemasangan ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang 2024 dan reses anggota dewan.
Dengan waktu sekitar sembilan minggu tersisa, pihaknya berupaya memaksimalkan perbaikan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara warga Bandung di malam hari, terutama saat musim hujan.***
Editor : Atep K


























