PLN Dorong Lompatan Energi Hijau: Target 52,9 GW EBT, Smart Grid, dan Pembiayaan Karbon di COP30

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk mempercepat upaya transisi energi berkeadilan melalui aksi nyata dan kolaborasi global. Dalam forum _Conference of the Parties_ ke-30 (COP30) pada Senin (10/11) di Belem, Brazil

PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk mempercepat upaya transisi energi berkeadilan melalui aksi nyata dan kolaborasi global. Dalam forum _Conference of the Parties_ ke-30 (COP30) pada Senin (10/11) di Belem, Brazil

Brazil, Mevin.ID – PT PLN (Persero) kembali menegaskan ambisinya mempercepat transisi energi berkeadilan melalui aksi konkret dan kolaborasi global. Dalam forum Conference of the Parties ke-30 (COP30) di Belem, Brazil, Senin (10/11), PLN tampil dalam sesi CEO Talk bertajuk Corporate Climate Leadership for Indonesia’s Net Zero Action through High Integrity Carbon—menyampaikan arah baru strategi energi bersih Indonesia.

Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, memaparkan bahwa Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 bakal jauh lebih hijau dibandingkan periode sebelumnya.

“RUPTL sebelumnya hanya menargetkan pembangunan sekitar 21 GW energi terbarukan. Kini kapasitas itu melonjak menjadi 52,9 GW—termasuk teknologi penyimpanan energi,” ujar Evy, Sabtu (15/11/2025).

Dekarbonisasi Bertahap Lewat Emission Trading dan Pembiayaan Karbon

Selain memperluas pembangunan pembangkit EBT, PLN juga menggarap penurunan emisi dari pembangkit eksisting. Salah satu langkahnya: terlibat aktif dalam perdagangan emisi di Indonesia sebagai instrumen dekarbonisasi bertahap.

“Kami juga mengembangkan berbagai mekanisme pembiayaan karbon sebagai sumber pendanaan inovatif. Harapannya, bisa menarik lebih banyak investasi hijau dan mempercepat transisi energi,” kata Evy.

Langkah ini tak hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi membangun ekosistem pendanaan yang mampu mendorong transformasi sektor energi dalam jangka panjang.

Smart Grid Jadi Tulang Punggung Integrasi EBT

PLN kini bergerak cepat mengembangkan Smart Grid—sistem jaringan pintar yang memungkinkan integrasi energi terbarukan variable (VRE) seperti surya dan angin secara lebih stabil.

Smart Grid diposisikan sebagai infrastruktur kunci agar pasokan listrik hijau bisa mengalir lebih efisien, andal, dan merata di seluruh wilayah.

Strategi “Complementing Renewable Expansion”

Transisi energi nasional, menurut Evy, tak cukup hanya menambah kapasitas pembangkit hijau. Sistem harus disiapkan untuk menampung dan menyeimbangkan listrik bersih tersebut. Di sinilah strategi Complementing Renewable Expansion dijalankan.

Strategi itu mencakup:

  • peningkatan investasi penyimpanan energi,
  • pengembangan pembangkit fleksibel berbasis gas dan hidro,
  • pembangunan transmisi hijau antarwilayah.

Melalui pendekatan ini, PLN menargetkan integrasi energi hijau bisa melesat hingga lebih dari 75% dalam sepuluh tahun ke depan tanpa mengorbankan keandalan dan keterjangkauan listrik.

Potensi 250 Juta Ton Sertifikat Pengurangan Emisi

Evy juga memaparkan bahwa ekspansi besar-besaran energi terbarukan ini berpotensi menghasilkan hingga 250 juta ton sertifikat pengurangan emisi—modal penting bagi pengembangan ekonomi hijau Indonesia.

“Setiap ton emisi yang berhasil dikurangi harus bisa memberikan nilai tambah nyata bagi negara, investor, dan masyarakat,” tegasnya.

Kolaborasi Global dan Pendanaan Inklusif

PLN menyadari transisi energi tak bisa berjalan sendirian. Dukungan internasional, transfer teknologi, dan mekanisme pasar karbon yang berintegritas tinggi menjadi elemen penting agar transformasi energi Indonesia berlangsung inklusif dan berkeadilan.

“Kami ingin bukan hanya memenuhi target regulatif, tetapi menciptakan nilai tambah dari seluruh potensi dekarbonisasi yang ada,” tutup Evy.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Teken PP Pengupahan, Kenaikan UMP 2026 Pakai Formula Baru
Prabowo Serahkan Konsesi PBPH untuk Koridor Gajah Aceh, Menhut: Bukti Kepedulian Lingkungan
BNPB Perpanjang Status Tanggap Darurat di 28 Daerah Sumatra, Akses Jalan Masih Terputus
Jelang Nataru, Pemerintah Berlakukan Pembatasan Truk di Sejumlah Ruas Tol Mulai 19 Desember
Pasca Banjir Bandang, Warga di Sejumlah Daerah Manfaatkan Kayu Banjir untuk Bangun Hunian Sementara
Prabowo Soroti Lambannya Serapan Anggaran, Tegaskan Siap Pecat Pejabat Tak Kompeten
Update BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh-Sumatera Tembus 1.030 Jiwa
Diperintah Kemenhut, Toba Pulp Lestari Hentikan Operasi Sementara

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:39 WIB

Prabowo Teken PP Pengupahan, Kenaikan UMP 2026 Pakai Formula Baru

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:36 WIB

Prabowo Serahkan Konsesi PBPH untuk Koridor Gajah Aceh, Menhut: Bukti Kepedulian Lingkungan

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:50 WIB

BNPB Perpanjang Status Tanggap Darurat di 28 Daerah Sumatra, Akses Jalan Masih Terputus

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:22 WIB

Jelang Nataru, Pemerintah Berlakukan Pembatasan Truk di Sejumlah Ruas Tol Mulai 19 Desember

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:08 WIB

Pasca Banjir Bandang, Warga di Sejumlah Daerah Manfaatkan Kayu Banjir untuk Bangun Hunian Sementara

Berita Terbaru