Polda Jabar Kerahkan K-9 ‘Cadaver’ di Lokasi Longsor Cisarua,  Anjing Spesialis Pelacak Aroma Jenazah

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Polda Jawa Barat mengintensifkan operasi kemanusiaan penanganan bencana tanah longsor di Cisarua dengan menerjunkan unit khusus.

Untuk mempercepat pencarian korban di medan yang berat, Polri mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (K-9) dengan keahlian spesialis cadaver search atau pelacakan aroma jenazah.

Sebanyak enam ekor anjing pelacak bernama Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita diterjunkan ke lokasi bencana pada Minggu (25/1/2026).

Guna mendukung mobilitas tim di medan sulit, unit ini dilengkapi satu unit truk boks dan empat unit kendaraan taktis Navara K-9.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa pengerahan unit satwa ini merupakan upaya maksimal kepolisian mengingat tingginya tingkat kesulitan medan.

“Seluruh sumber daya dikerahkan secara terukur agar proses pencarian berjalan efektif, sekaligus memastikan validitas informasi yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Sinergi antara tim pencarian di lapangan dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data terbaru hingga Minggu (25/1), dari 105 laporan orang hilang, tim gabungan telah mengevakuasi 25 kantong jenazah, dengan penambahan tiga jenazah utuh dari hasil pencarian terakhir.

Tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 11 korban, yang terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu bagian tubuh.

Korban yang teridentifikasi antara lain Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), M. Kori (30), Ai Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).

Hingga saat ini, Tim DVI masih terus melakukan pemeriksaan post mortem dan ante mortem terhadap sepuluh jenazah dan satu bagian tubuh lainnya yang belum teridentifikasi.

Sementara itu, operasi pencarian bersama unit K-9 masih dilanjutkan untuk menyisir titik-titik yang diduga kuat masih menimbun korban.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Sumber Berita: Polda Jabar

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga
Sinergi Membangun Kota: Kang Dedi Mulyadi dan Mas Tri Resmikan Ruang Terbuka Publik Padurenan
Gerak Cepat Bupati Eman Suherman Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Malausma, Siapkan Relokasi.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:42 WIB

Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:25 WIB

Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Berita Terbaru