Polisi Amankan 10 Pelajar ‘Gladiator’ Cianjur, Penanganan Pakai Sistem Peradilan Anak

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR, Mevin.ID – Aksi kekerasan jalanan yang melibatkan pelajar kembali memprihatinkan. Sebanyak 10 remaja, terdiri dari siswa SMP dan SMA, diamankan kepolisian usai terlibat dalam duel berbahaya ala ‘gladiator’ di Kampung Sedekah, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.

Insiden yang viral melalui video berdurasi 49 detik itu menunjukkan situasi mencekam. Dua siswa SMA terlihat tersungkur dan dihujani pukulan bertubi-tubi oleh sejumlah siswa SMP. Yang lebih miris, suara di balik kamera justru terdengar memprovokasi aksi tersebut sebelum akhirnya meminta berhenti.

Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, menyatakan pihaknya bergerak cepat mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku setelah video beredar. “Sudah ada yang diamankan tadi pagi. Total 10 siswa. Rencananya mereka diserahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Cianjur untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Dadang, Rabu (21/1/2026).

Dari 10 remaja yang diringkus, enam di antaranya merupakan siswa SMP negeri di Kecamatan Cibinong, sementara empat lainnya adalah pelajar SMA swasta asal Sindangbarang.

Duel berbahaya ini pun memakan korban. Salah seorang pelajar mengalami patah tulang kaki setelah ditabrak sepeda motor oleh lawannya saat berusaha melarikan diri. “Korban yang mengalami luka patah kaki masih pengobatan di rumah. Belum kami jemput karena kondisinya perlu istirahat,” jelas Kapolsek Dadang.

Hingga saat ini, kesepuluh pelajar masih berstatus sebagai saksi. Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menegaskan penanganan akan sangat berhati-hati mengingat semua pihak yang terlibat masih di bawah umur.

“Karena status saksi, korban, bahkan pelaku semuanya anak, kami akan terapkan penegakan hukum sebagai jalan terakhir dengan menerapkan ketentuan dalam sistem peradilan anak,” tegas AKBP Alexander.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan orang tua dan lingkungan terhadap pergaulan remaja, serta upaya pencegahan dini terhadap budaya kekerasan di kalangan pelajar.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya
Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, Basarnas Tetap Siagakan Operasi Terbatas
Wujudkan Transparansi, Pemkab Majalengka Mulai Labelisasi Rumah Penerima Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:15 WIB

Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA

Berita Terbaru