CIANJUR, Mevin.ID – Aksi kekerasan jalanan yang melibatkan pelajar kembali memprihatinkan. Sebanyak 10 remaja, terdiri dari siswa SMP dan SMA, diamankan kepolisian usai terlibat dalam duel berbahaya ala ‘gladiator’ di Kampung Sedekah, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.
Insiden yang viral melalui video berdurasi 49 detik itu menunjukkan situasi mencekam. Dua siswa SMA terlihat tersungkur dan dihujani pukulan bertubi-tubi oleh sejumlah siswa SMP. Yang lebih miris, suara di balik kamera justru terdengar memprovokasi aksi tersebut sebelum akhirnya meminta berhenti.
Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, menyatakan pihaknya bergerak cepat mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku setelah video beredar. “Sudah ada yang diamankan tadi pagi. Total 10 siswa. Rencananya mereka diserahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Cianjur untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Dadang, Rabu (21/1/2026).
Dari 10 remaja yang diringkus, enam di antaranya merupakan siswa SMP negeri di Kecamatan Cibinong, sementara empat lainnya adalah pelajar SMA swasta asal Sindangbarang.
Duel berbahaya ini pun memakan korban. Salah seorang pelajar mengalami patah tulang kaki setelah ditabrak sepeda motor oleh lawannya saat berusaha melarikan diri. “Korban yang mengalami luka patah kaki masih pengobatan di rumah. Belum kami jemput karena kondisinya perlu istirahat,” jelas Kapolsek Dadang.
Hingga saat ini, kesepuluh pelajar masih berstatus sebagai saksi. Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menegaskan penanganan akan sangat berhati-hati mengingat semua pihak yang terlibat masih di bawah umur.
“Karena status saksi, korban, bahkan pelaku semuanya anak, kami akan terapkan penegakan hukum sebagai jalan terakhir dengan menerapkan ketentuan dalam sistem peradilan anak,” tegas AKBP Alexander.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan orang tua dan lingkungan terhadap pergaulan remaja, serta upaya pencegahan dini terhadap budaya kekerasan di kalangan pelajar.***
Editor : Atep K


























