Polisi Ungkap Motif di Balik Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau : Cinta Ditolak, Kapak Bertindak

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, Mevin.ID – Tabir gelap di balik aksi pembacokan sadis yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau akhirnya terungkap.

Aparat kepolisian memastikan bahwa aksi nekat tersebut dipicu oleh persoalan asmara yang berujung tragis.

Korban yang diketahui bernama Farradila Ayu Pramesti (23), menjadi sasaran amarah rekan sesama mahasiswanya, Reyhan Mufazajar (22), lantaran menolak perasaan cinta yang diutarakan pelaku.

Motif Penolakan Cinta

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra, menjelaskan bahwa pelaku sudah lama menyukai korban. Namun, perasaan tersebut tidak bersambut, hingga memicu sakit hati mendalam pada diri Reyhan.

“Motifnya terkait hubungan asmara. Pelaku menyukai korban, namun ditolak. Keduanya saling mengenal sebagai rekan di kampus,” ujar Pandra dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Penolakan itulah yang diduga membuat pelaku gelap mata dan menyiapkan senjata tajam untuk menyerang korban tepat di depan ruang sidang proposal skripsi.

Kondisi Korban Mulai Membaik

Farradila yang menderita luka bacok cukup parah di bagian tangan dan kepala kini sedang berjuang dalam masa pemulihan. Setelah sempat berada dalam kondisi kritis, perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Riau mulai membuahkan hasil.

“Saat ini korban sedang dirawat dan kondisinya sudah mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis secara intensif,” tambah Pandra.

Terancam Pasal Penganiayaan Berat

Saat ini, pelaku Reyhan Mufazajar telah mendekam di sel tahanan Polsek Binawidya. Penyidik masih mendalami apakah ada unsur perencanaan dalam aksi tersebut, mengingat pelaku membawa senjata tajam ke lingkungan kampus.

Pihak kepolisian menegaskan tidak ada toleransi bagi aksi kekerasan di lingkungan akademik. Pelaku berpotensi dijerat dengan pasal terkait penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, agar menyelesaikan persoalan pribadi secara dewasa dan tidak menggunakan kekerasan. Ruang akademik harus tetap menjadi tempat yang aman bagi siapa pun,” pungkas Pandra.

Situasi di kampus UIN Suska Riau kini dilaporkan telah kembali kondusif, namun pengamanan di area fakultas diperketat pasca-insiden berdarah tersebut.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:19 WIB

Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik

Berita Terbaru