Jakarta, Mevin.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan rotasi terhadap 10 Kapolda sebagai bagian dari mutasi besar-besaran yang melibatkan 1.255 personel kepolisian, baik dari jajaran perwira tinggi (Pati) maupun perwira menengah (Pamen).
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/488/III/KEP./2025 tertanggal 12 Maret 2025.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan upaya penyegaran organisasi dan penguatan kelembagaan Polri.
“Mutasi ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri. Selain sebagai penyegaran, ini juga bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalisme anggota,” ujar Sandi di Jakarta, Kamis (13/3).
Daftar 10 Kapolda yang Dimutasi
Berikut daftar 10 Kapolda yang mengalami rotasi dalam mutasi ini:
- Brigjen Pol. Mardiyono
- Jabatan Baru: Kapolda Bengkulu
- Jabatan Sebelumnya: Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri
- Brigjen Pol. Anggoro Suhartono
- Jabatan Baru: Kapolda DI Yogyakarta
- Jabatan Sebelumnya: Karopaminal Divpropam Polri
- Irjen Pol. Rusdi Hartono
- Jabatan Baru: Kapolda Sulawesi Selatan
- Jabatan Sebelumnya: Kapolda Jambi
- Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar
- Jabatan Baru: Kapolda Jambi
- Jabatan Sebelumnya: Gubernur Akpol Lemdiklat Polri
- Brigjen Pol. Waris Agono
- Jabatan Baru: Kapolda Maluku Utara
- Jabatan Sebelumnya: Danpaspelopor Korbrimob Polri
- Irjen Pol. R. Eko Wahyu Prasetyo
- Jabatan Baru: Kapolda Gorontalo
- Jabatan Sebelumnya: Pati Lemdiklat Polri (penugasan pada Wantannas RI)
- Irjen Pol. Hery Herjawan
- Jabatan Baru: Kapolda Riau
- Jabatan Sebelumnya: Pati Bareskrim Polri (penugasan pada Kemendagri)
- Irjen Pol. Iwan Kurniawan
- Jabatan Baru: Kapolda Kalimantan Tengah
- Jabatan Sebelumnya: Sahlisosek Kapolri
- Irjen Pol. Nanang Avianto
- Jabatan Baru: Kapolda Jawa Timur
- Jabatan Sebelumnya: Kapolda Kalimantan Timur
- Brigjen Pol. Endar Priantoro
- Jabatan Baru: Kapolda Kalimantan Timur
- Jabatan Sebelumnya: Pati Bareskrim Polri (penugasan pada Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK)
Tujuan Mutasi
Mutasi ini dilakukan untuk memastikan distribusi sumber daya manusia (SDM) Polri yang merata dan efektif, serta meningkatkan kinerja kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, rotasi ini juga bertujuan untuk memberikan pengalaman baru kepada para perwira dalam menghadapi tantangan yang berbeda di setiap daerah.
“Dengan mutasi ini, kami berharap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh wilayah Indonesia,” tambah Sandi Nugroho.
Mutasi besar-besaran ini menandakan komitmen Polri untuk terus memperkuat institusi dan meningkatkan profesionalisme anggota guna menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.***


























