Jakarta, Mevin.ID — Kepolisian terus mendalami ledakan yang terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan penyidik memeriksa serbuk peledak yang ditemukan di lokasi serta catatan dan jejak digital milik terduga pelaku.
“Ditemukan beberapa bukti pendukung, antara lain serbuk yang diduga dapat menimbulkan ledakan, serta tulisan dan catatan lain. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap media sosial dan lingkungan keluarga,” ujar Sigit di RS Islam Cempaka Putih, Sabtu (8/11).
Terduga pelaku merupakan siswa berusia 17 tahun dari sekolah tersebut dan kini masih dirawat sebagai korban luka.
Pengaruh Media Sosial Jadi Sorotan
Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah menyebut ada indikasi pelaku terpapar konten ekstrem di dunia maya.
“Diduga ada pengaruh konten negatif dari media sosial. Ini butuh perhatian bersama, termasuk dari Komdigi untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital,” ujarnya.
Sejumlah sumber menyebut pelaku dikenal pendiam dan kerap menjadi korban perundungan di sekolah. Namun motif pasti masih dalam pendalaman penyidik.
Kronologi Singkat Kejadian
Ledakan terjadi saat salat Jumat berlangsung di area masjid sekolah. Sedikitnya 54 orang mengalami luka dan mendapatkan perawatan di dua rumah sakit terdekat. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa.
Sebelumnya, polisi juga menemukan sebuah senjata mainan airsoft gun rakitan di sekitar lokasi yang bertuliskan nama-nama pelaku teror internasional. Temuan tersebut telah menjadi bagian dari penyelidikan.
Pendampingan Korban dan Pemeriksaan Lanjutan
Polri memastikan penanganan korban menjadi prioritas. Selain pemeriksaan barang bukti, penyidik melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya perencanaan lebih lanjut dalam aksi tersebut.
“Kami fokus pada penanganan korban dan memastikan semua fakta terungkap,” kata Sigit.
Pemeriksaan terhadap lingkungan sosial pelaku dan interaksinya di dunia digital masih berlangsung untuk mengungkap motif sebenarnya di balik peristiwa itu.***


























