Potret Pilu Jampang Tengah: Jalan Rusak Parah, Warga Terpaksa Tandu Pasien Berjalan Kaki Demi Pengobatan

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mevin.ID – Sebuah video memilukan yang memperlihatkan warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, sedang menggotong orang sakit menggunakan tandu darurat viral di media sosial.

Aksi ini terpaksa dilakukan karena akses jalan utama desa hancur lebat sehingga kendaraan tidak mampu melintas.

Kondisi infrastruktur yang tidak memadai ini menjadi penghalang utama bagi warga untuk mendapatkan layanan kesehatan darurat.

Ambulans atau kendaraan roda empat lainnya tidak bisa menjangkau rumah pasien, memaksa warga bahu-membahu berjalan kaki menembus medan yang rusak.

Urat Nadi yang Terputus

Dalam rekaman yang beredar, tampak sejumlah pria memikul tandu kayu yang dilapisi kain sarung melewati jalur yang lebih menyerupai kubangan tanah daripada jalan raya.

Pemandangan ini memicu empati sekaligus kecaman dari netizen terhadap lambannya penanganan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Ya Allah, semoga dikuatkan yang sedang sakit. Semoga mata para pejabat yang berwenang terbuka melihat kondisi jalan ini,” tulis salah satu warga dalam unggahan yang viral tersebut.

Status Jalan Kabupaten yang Terabaikan

Warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama rusak tanpa adanya perbaikan serius dari pihak terkait.

Padahal, akses tersebut berstatus sebagai jalan kabupaten yang merupakan urat nadi utama untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan warga Jampang Tengah.

Kerusakan jalan ini dianggap bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengancam nyawa warga yang membutuhkan pertolongan medis cepat (emergency).

Menagih Rasa Kemanusiaan Pemerintah

Melalui peristiwa ini, warga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah nyata dan tidak membiarkan penderitaan ini berlarut-larut.

Viralnya video tandu pasien ini diharapkan menjadi pemicu tindakan konkrit, bukan sekadar tontonan di media sosial.

“Jalan boleh rusak, tapi rasa kemanusiaan jangan ikut hancur,” tegas warga yang prihatin dengan kondisi Desa Tanjungsari. Hingga kini, warga masih menanti kapan aspal akan menyentuh jalur mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang
Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak
Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu
Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar
Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:44 WIB

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:00 WIB

Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:46 WIB

Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar

Berita Terbaru