PPPK Kabupaten Bekasi Diduga Alami Pungli Rp25 Ribu untuk Iuran PGRI

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Mevin.ID – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengaku mengalami pemotongan gaji sebesar Rp25.000 setiap bulan.

Potongan tersebut disebut-sebut sebagai iuran untuk organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), meskipun sebagian besar dari mereka mengaku bukan anggota organisasi tersebut.

Para guru PPPK menyatakan pemotongan dilakukan tanpa persetujuan pribadi. Bahkan, sebagian di antaranya mengisi formulir keanggotaan PGRI karena merasa dipaksa oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah.

“Kami tidak pernah mendaftar jadi anggota, tapi gaji tetap dipotong. Beberapa dari kami juga diminta tanda tangan formulir tanpa penjelasan yang jelas,” ujar salah satu guru PPPK yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (3/6/2025).

Menanggapi hal tersebut, Direktur NGO KAMMPUS, Rahmatullah, meminta agar potongan gaji tersebut segera dikembalikan kepada guru yang tidak bersedia menjadi anggota PGRI. Ia menyebut pemotongan itu merupakan tindakan yang keliru karena bukan merupakan kewenangan Dinas Pendidikan.

“Agar tidak menimbulkan kegaduhan, sebaiknya potongan tersebut segera dikembalikan kepada yang berhak,” ujar Rahmatullah.

“Pemotongan diatas masuk kategori pungutan liar (pungli) dan harus diberi sanksi”, katanya.

Ia juga menyoroti bahwa pemotongan iuran organisasi profesi tanpa persetujuan jelas merupakan pelanggaran terhadap hak kebebasan berserikat sebagaimana dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945.

“Selain itu, hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi maupun pihak PGRI setempat terkait tuduhan tersebut.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati
Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P
Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan
Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa
Pemilihan BEM UBSI Bogor dan Taruhan Arah Gerakan Mahasiswa
Lansia Dievakuasi Pakai Ekskavator, Fakta di Balik Viral Video Mengharukan
Viral Lansia di Bandung Barat Dievakuasi Pakai Ekskavator karena Akses Jalan Terputus
Bau Menyengat dan Sampah Menggunung, Potret Darurat Lingkungan di Tangsel

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:11 WIB

Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:42 WIB

Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:13 WIB

Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:28 WIB

Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa

Senin, 15 Desember 2025 - 23:58 WIB

Pemilihan BEM UBSI Bogor dan Taruhan Arah Gerakan Mahasiswa

Berita Terbaru