Prabowo Bentuk Satgas Koperasi Merah Putih, Target 80 Ribu Unit Hidup di Desa dan Kelurahan

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan didampingi sejumlah pejabat terkait menyampaikan keterangan pers seputar hasil rapat terbatas pembahasan Koperasi Desa Merah Putih di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/5/2025). ANTARA/Andi Firdaus

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan didampingi sejumlah pejabat terkait menyampaikan keterangan pers seputar hasil rapat terbatas pembahasan Koperasi Desa Merah Putih di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/5/2025). ANTARA/Andi Firdaus

Jakarta, Mevin.ID – Presiden Prabowo Subianto tak main-main soal koperasi. Lewat rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Kamis (8/5), pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Koperasi Desa Merah Putih. Targetnya ambisius: 80 ribu koperasi aktif berdiri di desa dan kelurahan seluruh Indonesia.

Yang mengepalai satgas ini bukan sosok sembarangan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, langsung mengambil kendali sebagai Ketua Satgas. “Wakilnya para menteri terkait. Kita ingin kerja cepat dan konkret,” kata Zulhas kepada wartawan usai rapat.

Mengantisipasi luasnya medan kerja di negeri kepulauan ini, Satgas akan diperkuat pelaksana harian serta koordinator pelaksana harian. Zulhas menyebut para wakil menteri akan terlibat langsung, termasuk Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

“Kita akan bergerak cepat. Wilayah yang luas dibagi, dan pelaksana harian akan memastikan jalannya program di lapangan,” tegas Zulhas.

Hasilnya mulai terlihat. Sejak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 pada 27 Maret lalu, tercatat sudah terbentuk 9.835 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di berbagai penjuru tanah air. Artinya, dalam kurang dari dua bulan, hampir sepuluh ribu koperasi berhasil dirintis.

Pemerintah menargetkan operasional resmi koperasi-koperasi ini diluncurkan secara serentak pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Dengan pendekatan lintas kementerian dan semangat gotong royong, pemerintah berharap koperasi tak lagi sekadar slogan, tapi jadi motor ekonomi baru yang benar-benar mengakar di desa.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker Jelaskan Rumus UMP 2026: Alfa Naik, Tapi Kenaikan Upah Tetap Bergantung Daerah
Kasus Matel Kalibata Jadi Alarm: OJK Diminta Tegas Lindungi Konsumen
ITENAS Resmikan Bio-CNG dari Limbah Ternak, Dari Hibah Riset Hingga Energi Murah untuk Warga
Inovasi Energi Bersih: ITENAS Bandung Luncurkan “Bio CNG ITENAS Nice Gas”
Dorong Geotermal di Ciremai, Anggota DPR Dikritik : Potensi Besar Bukan Alasan Menutup Mata dari Risiko
1.341 Hektare Sawah di Sumbar Gagal Panen Akibat Bencana: Petani Menunggu Kompensasi
Menanti Roadmap Koperasi Merah Putih, Ekos: IKA Ikopin Tak Boleh Jadi Penonton
Majalengka, Dapur Bibit Nasional yang Menopang Mimpi Besar Indonesia Hijau

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:25 WIB

Menaker Jelaskan Rumus UMP 2026: Alfa Naik, Tapi Kenaikan Upah Tetap Bergantung Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:16 WIB

Kasus Matel Kalibata Jadi Alarm: OJK Diminta Tegas Lindungi Konsumen

Minggu, 14 Desember 2025 - 19:27 WIB

ITENAS Resmikan Bio-CNG dari Limbah Ternak, Dari Hibah Riset Hingga Energi Murah untuk Warga

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:39 WIB

Inovasi Energi Bersih: ITENAS Bandung Luncurkan “Bio CNG ITENAS Nice Gas”

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dorong Geotermal di Ciremai, Anggota DPR Dikritik : Potensi Besar Bukan Alasan Menutup Mata dari Risiko

Berita Terbaru