Medan, Mevin.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan kondisi penanganan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera Utara yang ditinjaunya selama dua hari terakhir berada dalam keadaan terkendali.
“Iya saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus. Di sana-sini memang keadaan alam, keadaan fisik, ada keterlambatan sedikit, tapi saya cek semua ke tempat pengungsi, kondisi mereka baik, pelayanan kepada mereka baik, suplai pangan cukup,” ujar Presiden Prabowo di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sabtu.
Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Presiden turut memantau wilayah yang sebelumnya sempat terisolasi, di antaranya Takengon dan Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Pemerintah terus mengupayakan pembukaan akses jalan di wilayah terdampak.
Sejumlah infrastruktur penghubung dilaporkan telah kembali berfungsi. Jembatan di Kabupaten Bener Meriah disebut sudah dapat dilalui, sementara akses jalan di Aceh Tamiang juga telah tersambung kembali.
Apresiasi Petugas dan Kondisi Pengungsi
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di lapangan, mulai dari aparat keamanan, relawan, hingga unsur pemerintah daerah yang terlibat langsung dalam penanganan bencana.
Terkait kondisi masyarakat terdampak, Presiden menilai warga menunjukkan sikap tegar dan sabar di tengah situasi sulit. Pemerintah, kata Prabowo, telah menyiapkan rencana lanjutan untuk pemulihan, termasuk pembangunan hunian bagi warga yang terdampak.
“Kita sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” kata Presiden.
Peninjauan Berulang
Selama dua hari terakhir, Presiden Prabowo meninjau sejumlah lokasi bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara. Pada Jumat (12/12), Presiden mengunjungi Aceh Tamiang, Takengon, dan Kabupaten Bener Meriah. Sementara pada Sabtu, Kepala Negara meninjau Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Peninjauan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pada Senin (1/12), Presiden Prabowo telah meninjau lokasi bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemudian pada Minggu (7/12), Presiden kembali ke Aceh untuk memastikan progres penanganan banjir dan longsor.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kunjungan berulang Presiden Prabowo dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak.***


























