Prabowo Pastikan Penanganan Bencana di Aceh dan Sumut Terkendali

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa pengungsi di posko pengungsian korban bencana banjir bandang di MAN 1 Langkat, Tanjung Pura, Langkat, Sumut, Sabtu (13/12/2025). Dalam tinjauan tersebut Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan moril kepada korban bencana banjir serta memastikan proses penanganan bencana dipercepat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa pengungsi di posko pengungsian korban bencana banjir bandang di MAN 1 Langkat, Tanjung Pura, Langkat, Sumut, Sabtu (13/12/2025). Dalam tinjauan tersebut Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan moril kepada korban bencana banjir serta memastikan proses penanganan bencana dipercepat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd.

Medan, Mevin.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan kondisi penanganan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera Utara yang ditinjaunya selama dua hari terakhir berada dalam keadaan terkendali.

“Iya saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus. Di sana-sini memang keadaan alam, keadaan fisik, ada keterlambatan sedikit, tapi saya cek semua ke tempat pengungsi, kondisi mereka baik, pelayanan kepada mereka baik, suplai pangan cukup,” ujar Presiden Prabowo di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sabtu.

Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Presiden turut memantau wilayah yang sebelumnya sempat terisolasi, di antaranya Takengon dan Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Pemerintah terus mengupayakan pembukaan akses jalan di wilayah terdampak.

Sejumlah infrastruktur penghubung dilaporkan telah kembali berfungsi. Jembatan di Kabupaten Bener Meriah disebut sudah dapat dilalui, sementara akses jalan di Aceh Tamiang juga telah tersambung kembali.

Apresiasi Petugas dan Kondisi Pengungsi

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di lapangan, mulai dari aparat keamanan, relawan, hingga unsur pemerintah daerah yang terlibat langsung dalam penanganan bencana.

Terkait kondisi masyarakat terdampak, Presiden menilai warga menunjukkan sikap tegar dan sabar di tengah situasi sulit. Pemerintah, kata Prabowo, telah menyiapkan rencana lanjutan untuk pemulihan, termasuk pembangunan hunian bagi warga yang terdampak.

“Kita sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” kata Presiden.

Peninjauan Berulang

Selama dua hari terakhir, Presiden Prabowo meninjau sejumlah lokasi bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara. Pada Jumat (12/12), Presiden mengunjungi Aceh Tamiang, Takengon, dan Kabupaten Bener Meriah. Sementara pada Sabtu, Kepala Negara meninjau Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Peninjauan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pada Senin (1/12), Presiden Prabowo telah meninjau lokasi bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemudian pada Minggu (7/12), Presiden kembali ke Aceh untuk memastikan progres penanganan banjir dan longsor.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kunjungan berulang Presiden Prabowo dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS
Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:00 WIB

Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Berita Terbaru