Prabowo Perintahkan Mensesneg Periksa Penyerapan Dana Daerah

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk memeriksa penyerapan dana transfer ke daerah (TKD) menjelang akhir tahun anggaran 2025. Instruksi itu disampaikan dalam rapat internal di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (11/11/2025), sebelum keberangkatan Presiden ke Australia.

Langkah ini diambil setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi TKD hingga 31 Oktober 2025 baru mencapai Rp644,8 triliun atau 74 persen dari pagu anggaran. Meski dana telah tersalurkan, belanja daerah dinilai masih rendah.

“Setiap rupiah uang rakyat harus tepat sasaran,” kata Prabowo, dikutip dari unggahan resmi @sekretariat.presiden.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya telah mengeluarkan surat S-662/MK.08/2025 yang meminta pemerintah daerah mempercepat penyerapan anggaran. Surat itu menyoroti rendahnya realisasi belanja daerah dan potensi menumpuknya dana di kas pemerintah daerah.

Dalam rapat tersebut, Prabowo juga meminta keterlibatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri penggunaan anggaran di daerah.

Selain Mensesneg, rapat di Halim turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

Kemenkeu mencatat, dari total anggaran transfer ke daerah sebesar Rp871,2 triliun, sekitar 26 persen masih belum terserap. Pemerintah pusat mendorong percepatan belanja agar pembangunan dan pelayanan publik tidak tertunda.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan
Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan
Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa
Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban
14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif
Perusahaan Biang Banjir Sumatera Dipetakan, Terancam Pidana dan Ganti Rugi
AS Perketat Akses Masuk, Riwayat Media Sosial Jadi Alat Penyaringan Digital

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:05 WIB

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan

Senin, 15 Desember 2025 - 21:21 WIB

Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 18:49 WIB

Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban

Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB

14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif

Berita Terbaru