Prabowo Resmikan Enam Infrastruktur di Bantul, Minta Siswa Tak Lagi Dikerahkan Saat Kunker

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul, Mevin.ID – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama lima infrastruktur lain yang tersebar di berbagai daerah. Peresmian dilakukan secara hybrid pada Rabu (19/11/2025). Prabowo menyebut proyek-proyek ini diharapkan memperkuat konektivitas serta membuka ruang ekonomi dan pariwisata di daerah.

“Diharapkan ini akan mempermudah konektivitas, mempermudah akses kepada daerah yang begitu indah, begitu penting dengan budaya Jawa penuh spiritualitas,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Selain Jembatan Kabanaran, Prabowo juga meresmikan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kalimantan Barat, Flyover Canguk di Jawa Tengah, Underpass Gatot Subroto di Sumatera Utara, dan Underpass Joglo di Jawa Tengah. Ia menyebut penguatan infrastruktur menjadi fondasi penting untuk mendorong ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata yang menurutnya tumbuh 20 persen sepanjang tahun ini.

“Kita harus dorong pariwisata, karena pariwisata penyumbang devisa yang sangat besar dan penyerap lapangan kerja yang sangat besar pula,” tegasnya.

Di tengah agenda tersebut, Prabowo juga menyinggung satu hal yang belakangan menjadi sorotan: penyambutan siswa yang kerap memenuhi pinggir jalan setiap kali ia melakukan kunjungan kerja. Prabowo mengaku terkesan oleh antusiasme para pelajar, namun di sisi lain merasa kasihan karena mereka harus berdiri lama di bawah terik matahari.

“Saya terkesan tapi saya kasihan juga mereka berdiri lama di panas,” ujar Prabowo. “Saya tambah muda melihat energi mereka, tapi saya tidak ingin mereka harus mengorbankan waktu belajar.”

Prabowo kemudian meminta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk mengirim surat kepada seluruh bupati dan wali kota agar tak lagi mengerahkan siswa saat kunjungan kerja. Menurutnya, siswa sebaiknya tetap berada di sekolah dan menyaksikan kedatangannya melalui televisi jika ingin.

“Mohon anak-anak sekolah tidak perlu nyambut saya di pinggir jalan. Biarlah mereka di sekolah masing-masing,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, jika dirinya ingin menyapa siswa, ia akan melakukannya langsung di ruang kelas tanpa membuat mereka menunggu lama di luar ruangan.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa pembangunan fisik dan perlindungan waktu belajar siswa harus berjalan beriringan—sebuah pesan yang kembali disampaikan Prabowo di tengah agenda peresmian infrastruktur nasional.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan
Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan
Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa
Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban
14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif
Perusahaan Biang Banjir Sumatera Dipetakan, Terancam Pidana dan Ganti Rugi
AS Perketat Akses Masuk, Riwayat Media Sosial Jadi Alat Penyaringan Digital

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:05 WIB

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:55 WIB

Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 18:49 WIB

Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban

Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB

14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif

Berita Terbaru

Berita

Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan

Selasa, 16 Des 2025 - 07:55 WIB