Majalengka, Mevin.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keamanan, ketertiban, dan kestabilan pelayanan masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga masa mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri kegiatan panen raya padi di Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4). Dalam sambutannya, Presiden turut mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada seluruh rakyat Indonesia.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada semua, mohon maaf lahir dan batin. Hari ini yang paling bahagia, yang paling gembira adalah saya sendiri, Presiden Republik Indonesia,” ucap Prabowo, sebagaimana disiarkan oleh Sekretariat Presiden.
Presiden mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk para menteri, TNI, Polri, dan petugas pelayanan publik, atas kontribusinya dalam menciptakan suasana yang aman dan damai selama perayaan Lebaran.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pimpinan dari semua jenjang, dari pusat hingga daerah. Kita semua bisa menjalani Ramadan dan merayakan Idul Fitri dalam suasana aman dan damai,” kata Prabowo.
Presiden juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri. Ia mengaku bersyukur karena harga-harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan masih terjangkau oleh masyarakat luas.
“Saya sangat bahagia, harga-harga bahan pokok terkendali, aman, dan masih terjangkau oleh rakyat Indonesia. Ini pencapaian luar biasa,” ujarnya.
Secara khusus, Presiden memberikan penghargaan kepada aparat kepolisian, TNI, dan jajaran Kementerian Perhubungan atas kerja keras mereka dalam mengamankan dan mengatur kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran 2025.
“Kerja keras saudara-saudara benar-benar membanggakan. Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih. Sebagai pimpinan, saya menilai saudara-saudara sangat bertanggung jawab, berprestasi, dan pantas diberi penghormatan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden Prabowo.***


























