Presiden Prabowo Panggil Menteri Bahas Lanjutan Koperasi Desa Merah Putih

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/3/2025). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/3/2025). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Jakarta, Mevin.ID – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat pagi (tanggal), untuk menggelar rapat terbatas membahas kelanjutan pembentukan Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih.

Rapat ini dihadiri oleh Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi tiba di Istana sekitar pukul 09.17 WIB, mengenakan kemeja batik. Ia menyatakan bahwa rapat membahas rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, yang bertujuan mengentaskan kemiskinan ekstrem di desa dan menjadi pusat kegiatan perekonomian desa.

“Koperasi Merah Putih ini ditujukan untuk kepentingan masyarakat desa. Nantinya akan ada outlet, apotek desa, dan gudang desa,” ujar Budi Arie kepada awak media.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Ia mengaku hadir memenuhi undangan rapat terbatas bersama Menteri Koperasi dan Menteri Komdigi. Namun, Tito tidak merinci pembahasan khusus dalam rapat tersebut.

“Bersama Menteri Koperasi, ada juga Menteri Komdigi. Saya diundang, tapi belum tahu detailnya apakah khusus membahas Koperasi Merah Putih atau hal lain,” kata Tito.

Koperasi Desa Merah Putih: Pusat Ekonomi Desa

Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi di setiap desa. Program ini akan menyerap hasil pertanian lokal dan memotong rantai distribusi kepada konsumen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan, Koperasi Desa Merah Putih akan dibangun di 70.000 hingga 80.000 desa di seluruh Indonesia. Setiap desa diperkirakan membutuhkan anggaran Rp3 miliar hingga Rp5 miliar untuk pembangunan dan pengembangan koperasi tersebut.

“Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa dan mengurangi kemiskinan,” ujar Zulhas.

Rencananya, Koperasi Desa Merah Putih akan diluncurkan secara resmi pada 12 Juli 2025. Program ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diperas Senior, Mahasiswi Kedokteran PPDS Unsri Nyaris Bunuh Diri
Tangis Pilu di Ruang MK: Anak Wartawan Eva Pasaribu Pertanyakan Keterbukaan Hukum Kasus Oknum TNI
Alasan KPK Seret Ono Surono dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut
KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara
BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir
KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:33 WIB

Diperas Senior, Mahasiswi Kedokteran PPDS Unsri Nyaris Bunuh Diri

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Alasan KPK Seret Ono Surono dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:00 WIB

KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:40 WIB

KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:13 WIB

BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir

Berita Terbaru