Presiden Prabowo Pimpin Rapat Bahas Percepatan Pembangunan IKN

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 21 Januari 2025, dengan agenda utama membahas percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 21 Januari 2025, dengan agenda utama membahas percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jakarta, Mevin.ID – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 21 Januari 2025, dengan agenda utama membahas percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam keterangannya kepada awak media usai rapat menyampaikan bahwa pembangunan IKN tetap menjadi prioritas pemerintah dengan mengacu pada timeline dan tahapan yang telah ditetapkan.

“Sesuai arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pembangunan IKN ini akan kita lanjutkan tentu mengikuti timeline dan tahapan-tahapan yang telah ditetapkan sebelumnya sebagai penjelasan kepada masyarakat luas,” ujar AHY dalam keterangan persnya di Ruang Sidang Kabinet Istana Kepresidenan Jakarta.

Menko AHY juga menjelaskan bahwa pembangunan IKN akan difokuskan pada konsep “ibu kota politik” dengan menuntaskan pembangunan fasilitas pemerintahan, termasuk lembaga legislatif (DPR RI, DPD RI, dan MPR RI) serta lembaga yudikatif.

Hal ini sesuai dengan visi Presiden Prabowo untuk menciptakan tata pemerintahan yang lengkap dan mencerminkan demokrasi.

“Harapan Bapak Presiden adalah fokus dulu di sana sehingga dengan demikian kalau semua sudah berdiri ketiga fungsi tadi maka sebetulnya kita sudah bisa menjalankan tugas-tugas kegiatan-kegiatan politik, baik yang sifatnya harian maupun strategis,” ungkap AHY.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo dan jajarannya juga membahas tentang sumber pendanaan yang melibatkan kombinasi antara APBN dan sumber non-APBN melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Pemerintah berharap sektor swasta dapat berkontribusi secara positif dan terintegrasi dengan baik dalam proyek pembangunan IKN.

“Inilah hadirnya kebersamaan kerja sama yang baik antara pemerintah dengan badan usaha. Kita juga mengharapkan dunia swasta, pihak swasta bisa berkontribusi secara positif dan tentunya terintegrasi dengan baik,” ungkap AHY.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono dalam kesempatan yang sama juga melaporkan bahwa pada tahap awal (2022–2024), pemerintah telah menginvestasikan Rp89 triliun dari APBN untuk membangun infrastruktur penting seperti jalan tol, 47 tower hunian, sistem air minum, sanitasi, embung, kolam retensi, perkantoran, serta fasilitas peribadatan.

Selain itu, investasi swasta sebesar Rp58,41 triliun telah berhasil digerakkan hingga September 2024.

“Kami juga mendapat masukan dari Pak Menteri Perumahan untuk bisa mengoptimalkan swasta yang sudah melakukan groundbreaking tadi baik dari 1-8 maupun nanti yang ke 9 agar tidak sekadar groundbreaking tapi ditambah lagi dengan kegiatan pembangunannya,” ujar Basuki.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alarm Korupsi! Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 Anjlok, Kini Setara dengan Nepal
Mengenal Sesar Cisadane: Patahan ‘Pembelah Gunung’ di Jabodetabek yang Patut Diwaspadai
Skandal Korupsi Pajak: Eks Kepala KPP Madya Banjarmasin Diduga Kuasai 12 Perusahaan!
KPK Geledah PN Depok, Sita 50 Ribu Dolar AS Terkait Kasus Sengketa Lahan
Protes Massal Sambut Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog di Australia
Puluhan Kilometer Jalan di Jakarta Selatan Rusak, BPS: Perlu Penanganan Segera!
Jakarta Sering Banjir Padahal Tak Hujan Ekstrem? Peneliti BRIN Bongkar 3 Pemicu Utamanya!
Nyanyi “OTT Bocil” di Pengadilan, Eks Wamenaker Noel Ebenezer Kena Semprot Hakim!

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:08 WIB

Alarm Korupsi! Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 Anjlok, Kini Setara dengan Nepal

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:02 WIB

Mengenal Sesar Cisadane: Patahan ‘Pembelah Gunung’ di Jabodetabek yang Patut Diwaspadai

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:50 WIB

Skandal Korupsi Pajak: Eks Kepala KPP Madya Banjarmasin Diduga Kuasai 12 Perusahaan!

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

Protes Massal Sambut Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog di Australia

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:38 WIB

Puluhan Kilometer Jalan di Jakarta Selatan Rusak, BPS: Perlu Penanganan Segera!

Berita Terbaru