Jakarta, Mevin.ID – Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin (24/2/2025).
Peluncuran ini berlangsung di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk mantan presiden, wakil presiden, serta pimpinan dan anggota DPR RI.
Ucapan Terima Kasih kepada DPR RI
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih khusus kepada pimpinan DPR RI, termasuk Ketua DPR Puan Maharani, atas dukungan mereka dalam pembentukan Danantara.
“Yang saya hormati, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Saudari Puan Maharani,” kata Prabowo sembari mengatupkan kedua telapak tangannya sebagai tanda hormat.
Puan Maharani langsung berdiri dan membalas salam dengan gestur tangan. Prabowo juga menyapa para wakil ketua DPR RI serta pimpinan dan anggota Komisi VI dan Komisi XI yang hadir.
“Tanpa dukungan DPR, Danantara tidak akan diluncurkan. Tanpa mereka, hari ini tidak akan terjadi,” ujar Prabowo.
“Terima kasih Ketua DPR dan semuanya,” imbuhnya.
Dasar Hukum Pembentukan Danantara
Pembentukan Danantara didasarkan pada perubahan ketiga atas Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Revisi UU ini disahkan DPR pada 4 Februari 2025 dan mencakup pengaturan tugas serta fungsi Danantara sebagai Badan Pengelola Investasi.
“Pengaturan terkait Badan Pengelola (BP) Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), holding investasi, holding operasional, restrukturisasi, privatisasi, pembentukan anak perusahaan, dan/atau pembubaran BUMN,” demikian bunyi salah satu poin dalam RUU BUMN yang dibacakan oleh Ketua Panja Pembahasan RUU BUMN, Eko Hendro Purnomo, seperti dilansir Minggu (2/2/2025).
Tujuan dan Peran Danantara
Danantara dibentuk sebagai badan pengelola investasi yang bertugas mengelola dana dari BUMN untuk proyek-proyek strategis dan berkelanjutan. Badan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing BUMN, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dukungan dari Mantan Presiden dan Wapres
Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), serta Wakil Presiden ke-9 Gibran Rakabuming Raka dan mantan wakil presiden. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas generasi pemimpin terhadap pembentukan Danantara.
Dengan diluncurkannya Danantara, diharapkan badan ini dapat menjadi instrumen strategis dalam mengelola investasi negara, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peluncuran ini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran BUMN dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional. ***


























