Presiden Prabowo Undang Pandawara Group ke Istana Bahas Isu Lingkungan dan Sampah

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandawara Group Foto Instagram @pandawaragroup

Pandawara Group Foto Instagram @pandawaragroup

Jakarta, Mevin.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang kelompok pemuda peduli lingkungan, Pandawara Group, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3/2025). Pertemuan ini digelar untuk membahas isu lingkungan, khususnya persoalan sampah yang menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

Kelompok yang terdiri dari lima pemuda ini tiba di Istana dengan mengenakan kemeja hitam. Salah satu anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, menyatakan bahwa pertemuan ini akan fokus pada upaya mencari solusi terkait masalah sampah di Indonesia.

“Soal isu lingkungan sampah, khususnya membicarakan isu persoalan sampah,” kata Gilang sebelum bertemu dengan Presiden Prabowo.

Harapan untuk Sinergi dan Inovasi

Gilang berharap pertemuan ini dapat menghasilkan kerja sama dan inovasi yang mendorong kemajuan lingkungan di Indonesia.

“Semoga hasil dari pertemuan ini, kita bisa lebih bersinergi dan bisa membuat inovasi yang keren untuk kemajuan lingkungan di Indonesia,” ujarnya.

Pandawara Group dikenal melalui aksi nyata mereka dalam membersihkan lingkungan dari sampah. Aksi mereka telah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah daerah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemprov Jawa Barat menggandeng Pandawara untuk membersihkan sampah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, yang dikenal sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh pandawara (@pandawaragroup)

Pandawara Group: Pemuda Penggerak Perubahan

Pandawara Group adalah kelompok pemuda asal Kopo, Bandung, yang berfokus pada permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan.

Kelompok ini terdiri dari lima pemuda yang memiliki tujuan besar, yaitu mengajak generasi muda Indonesia untuk peduli terhadap lingkungan melalui aksi nyata.

Mereka telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan gerakan bersih-bersih lingkungan yang mereka lakukan secara konsisten.

Aksi mereka tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Target Pemerintah: Pengelolaan Sampah 100% pada 2029

Pertemuan ini juga sejalan dengan target pemerintah yang mencanangkan pengelolaan sampah 100% pada tahun 2029.

Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya telah mengapresiasi aksi Pandawara Group dan mengingatkan bahwa penyelesaian masalah sampah harus dimulai dari hulu, yaitu mengurangi produksi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kolaborasi untuk Masa Depan Lingkungan yang Lebih Baik

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Pandawara Group diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi yang lebih besar antara pemerintah dan kelompok masyarakat dalam mengatasi masalah sampah.

Dengan sinergi dan inovasi, Indonesia diharapkan dapat mencapai target pengelolaan sampah yang lebih baik dan menciptakan lingkungan yang bersih serta berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membawa perubahan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, kami berharap dapat menciptakan dampak yang lebih besar untuk Indonesia yang lebih bersih,” tutup Gilang.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran ‘Blusukan’ ke Banjir Bekasi: Soroti Bantuan yang Terlambat hingga Instruksikan Normalisasi Sungai
Ricuh Keraton Solo, Putri PB XIII Protes Penyerahan SK Pelaksana Cagar Budaya ke Tedjowulan
Ormas Gerakan Rakyat Deklarasikan Diri Jadi Partai Politik, Usung Anies Baswedan untuk Capres 2029
Sidang Perdana Kasus Korupsi Rp201 Miliar: Noel Ebenezer Seret Nama Partai dan Ormas dalam ‘Permainan’ Sertifikat K3
Threads Kalahkan X di Pengguna Harian Seluler, Platform Elon Musk Hadapi Badai Skandal
Surat Tanah Girik, Petok & Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Segera Perbarui!
Satu Jasad Korban Kecelakaan Pesawat ATR 52-500 Ditemukan di Kedalaman Jurang 200 Meter
Tim DVI Siap Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Bertempat di RS TNI AU Dodi Sarjito

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:46 WIB

Wapres Gibran ‘Blusukan’ ke Banjir Bekasi: Soroti Bantuan yang Terlambat hingga Instruksikan Normalisasi Sungai

Senin, 19 Januari 2026 - 15:23 WIB

Ricuh Keraton Solo, Putri PB XIII Protes Penyerahan SK Pelaksana Cagar Budaya ke Tedjowulan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:59 WIB

Sidang Perdana Kasus Korupsi Rp201 Miliar: Noel Ebenezer Seret Nama Partai dan Ormas dalam ‘Permainan’ Sertifikat K3

Senin, 19 Januari 2026 - 12:48 WIB

Threads Kalahkan X di Pengguna Harian Seluler, Platform Elon Musk Hadapi Badai Skandal

Senin, 19 Januari 2026 - 08:34 WIB

Surat Tanah Girik, Petok & Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Segera Perbarui!

Berita Terbaru