Presiden Prancis Pastikan akan Berkunjung ke Indonesia Mei 2025

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela acara AI Action Summit yang berlangsung di Grand Palais, Paris, Selasa (11/2/2025). Dalam kesmepatan itu Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengonfirmasi rencananya untuk berkunjung ke Indonesia pada Mei 2025. (Foto: Istimewa/Dok. Kemkomdigi.)

i

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela acara AI Action Summit yang berlangsung di Grand Palais, Paris, Selasa (11/2/2025). Dalam kesmepatan itu Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengonfirmasi rencananya untuk berkunjung ke Indonesia pada Mei 2025. (Foto: Istimewa/Dok. Kemkomdigi.)

Jakarta, Mevin.ID – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memastikan rencananya untuk berkunjung ke Indonesia secara resmi atau kenegaraan pada Mei 2025 mendatang.

Kepastian kedatangan Presiden Prancis ini disampaikan langsung kepada Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafid di sela-sela acara Artificial Intelligence (AI) Action Summit atau AIAS di Grand Palais, Paris, Prancis, pada Senin (11/2/2025).

“I will…I will…I love your country,” ujar Presiden Prancis kepada Mekomdigi RI, menegaskan niatnya untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

Kunjungan kenegaraan Presiden Prancis ke Indonesia ini akan menjadi yang pertama sejak deklarasi bersama kemitraan strategis kedua negara pada 2011, saat Perdana Menteri François Fillon dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di Jakarta.

Meutya menyambut baik rencana kunjungan ini dan menilai bahwa kehadiran Macron akan menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.

“Kunjungan Presiden Macron ke Indonesia akan semakin memperkokoh kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk ekonomi digital, kecerdasan buatan, pertahanan, dan energi hijau,” jelasnya.

Menurut Meutya, Indonesia dan Prancis memiliki hubungan diplomatik yang erat dengan berbagai kerja sama di bidang perdagangan, pertahanan, hingga teknologi.

Dengan demikian, kehadiran Macron di Indonesia diharapkan dapat membuka babak baru dalam kemitraan strategis kedua negara, khususnya dalam menghadapi tantangan global di era digital.

Presiden Emmanuel Macron dijadwalkan bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta menghadiri sejumlah agenda strategis yang mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama bilateral.

Kunjungan ini diharapkan akan menghasilkan kesepakatan konkret yang berdampak luas bagi hubungan Indonesia-Prancis ke depan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WIB

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi

Berita Terbaru