Profil Desa Pasirlangu: Sentra Paprika Jawa Barat yang Kini Luluh Lantak Diterjang Longsor

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARA, Mevin.ID – Bencana tanah longsor besar yang melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dinihari, Sabtu (24/1/2026), telah meluluhlantakkan sebagian wilayah Desa Pasirlangu. Di balik kesedihan akibat korban jiwa yang terus berjatuhan, desa ini memiliki profil sebagai salah satu sentra pertanian unggulan di Jawa Barat.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Babakan RT 05/11 dan Kampung Pasir Kuda ini, hingga pukul 12.38 WIB telah menelan 6 korban meninggal dunia dengan 84 warga lainnya masih dalam proses pencarian.

Profil Desa Pasirlangu

Desa Pasirlangu merupakan salah satu dari delapan desa di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Berada di kaki Gunung Burangrang dengan ketinggian sekitar 1.000-1.400 mdpl, desa ini berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Bandung.

Dengan luas wilayah sekitar 1.020 hektar, Pasirlangu berbatasan dengan:

· Utara: Gunung Burangrang
· Barat: Desa Cipada
· Selatan: Desa Cimanggu (Kecamatan Ngamprah)
· Timur: Desa Tugumukti

Berdasarkan data Open Data Bandung Barat 2022, desa ini dihuni oleh 10.926 jiwa.

Sentra Pertanian Paprika dan Sayuran

Desa Pasirlangu dikenal sebagai salah satu penghasil paprika terbesar di Indonesia. Sebuah artikel dalam Jurnal Ilmu Komunikasi Studia Komunika (2019) menyebutkan bahwa masyarakat setempat bahkan memiliki koperasi khusus untuk menggerakkan usaha paprika bernama Koperasi Mitra Sukamaju.

Selain paprika, komoditas pertanian lain yang menjadi andalan warga adalah berbagai jenis sayur mayur dan waluh. Kondisi geografis di kaki gunung dengan udara sejuk memberikan hasil panen dengan kualitas yang sangat baik.

Asal Usul Nama

Nama “Pasirlangu” dipercaya berasal dari kata “Langeu” yang berarti melihat atau mengawasi. Konon, nama ini berkaitan dengan sejarah masa lalu dimana wilayah ini digunakan untuk mengawasi pergerakan musuh.

Setelah masa penjajahan berakhir, warga dikisahkan ngalangeu (merenung) sambil menatap ke depan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Filosofi lainnya adalah menyelesaikan setiap masalah dengan cara dilihat dan didudukkan perkaranya terlebih dahulu untuk dicari jalan damai.

Kondisi Terkini

Saat ini, kondisi Desa Pasirlangu sedang berduka. Operasi pencarian korban hilang oleh Tim SAR Bandung dan unsur terkait lainnya masih berlangsung di tengah medan berlumpur dan ancaman cuaca ekstrem.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, memastikan pemerintah provinsi bersama seluruh instansi sedang berkoordinasi di lapangan untuk penanganan darurat.

Bencana ini tidak hanya merenggut nyawa dan tempat tinggal, tetapi juga mengancam salah satu pusat pertanian produktif di Jawa Barat.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Sumber Berita: Web Desa Pasirlangu

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Barang Bukti Korupsi, Dikorupsi Lagi, Kejati Riau Tetapkan Mantan Pejabat Bengkalis dan Direktur Swasta Jadi Tersangka
Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan
Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga
Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:40 WIB

Ironi Barang Bukti Korupsi, Dikorupsi Lagi, Kejati Riau Tetapkan Mantan Pejabat Bengkalis dan Direktur Swasta Jadi Tersangka

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:25 WIB

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Berita Terbaru