Program MBG, Jabar Targetkan Miliki 727 SPPG hingga 2025 

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makan Bergizi Gratis di salah satu sekolah SD (Foto: Istimewa)

Makan Bergizi Gratis di salah satu sekolah SD (Foto: Istimewa)

Bandung, Mevin.ID – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jabar terus berjalan secara bertahap.

Hingga Desember 2024, program ini telah mencakup 54 Satuan Pengelola Pelayanan Gizi (SPPG) di 27 kabupaten/kota.

“MBG itu sebanyak 23 kabupaten/kota yang sudah melaksanakan dan terdapat 54 SPPG. Ini masih berjalan, jadi memang masih penyesuaian,” ujar Bey Machmudin seusai Rapat Pimpinan Gubernur di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (7/1/2025).

Ia mengungkap masih ada empat daerah di Jabar yang belum melaksanakan program ini, yaitu Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Banjar.

“Jadi yang belum itu Sumedang, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Banjar. Empat (daerah) yang belum. Ini bertahap,” tambahnya.

Terkait pendanaan, Bey menjelaskan bahwa anggaran untuk program MBG saat ini masih berasal dari Badan Gizi Nasional.

Ia optimistis bahwa kendala dalam pelaksanaan program ini hanya bersifat sementara dan seluruh daerah akan terjangkau pada akhirnya.

“Anggaran masih dari Badan Gizi Nasional. Ini masalah karena bertahap saja, tapi pasti juga akan sampai,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Senin (6/1), Bey menyampaikan bahwa Pemdaprov Jabar telah mencanangkan anggaran sebesar Rp1 triliun dari APBD untuk mendukung pelaksanaan MBG.

Namun pelaksanaan teknisnya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional.

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jabar menyebutkan bahwa Jawa Barat menargetkan memiliki 727 SPPG hingga tahun 2025.

Program MBG menjadi bagian dari komitmen Pemdaprov Jabar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam memantau dan mengatasi masalah gizi di kalangan anak-anak dan ibu hamil. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Debar

Editor : Ude

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pejabat Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD, Kerugian Negara Capai Rp20 Miliar
Kebakaran Ruko Terra Drone Jakpus: 22 Korban Tewas dalam Kondisi Utuh, Polisi Tunggu Saksi Pulih
Pengungsi Banjir-Longsor Sumut Mulai Diserang Penyakit
Respons Dunia atas Banjir Sumatra: Dari Malaysia hingga Liga Muslim Dunia Turun Tangan
Korban Kebakaran Ruko di Kemayoran Bertambah Jadi 22 Orang, Proses Identifikasi Masih Berjalan
Mendagri Copot Sementara Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS: “Saat Rakyat Dilanda Banjir, Ia Justru Pergi Umrah”
Peduli Korban Banjir dan Longsor, Jasa Marga Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh, Sumbar, dan Sumut
Azan di Titik Hilangnya Istri, Suara Hati Seorang Suami yang Menggetarkan Publik
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:09 WIB

Dua Pejabat Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD, Kerugian Negara Capai Rp20 Miliar

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:59 WIB

Kebakaran Ruko Terra Drone Jakpus: 22 Korban Tewas dalam Kondisi Utuh, Polisi Tunggu Saksi Pulih

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:44 WIB

Pengungsi Banjir-Longsor Sumut Mulai Diserang Penyakit

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:15 WIB

Respons Dunia atas Banjir Sumatra: Dari Malaysia hingga Liga Muslim Dunia Turun Tangan

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:29 WIB

Korban Kebakaran Ruko di Kemayoran Bertambah Jadi 22 Orang, Proses Identifikasi Masih Berjalan

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M. Bobby Afif Nasution langsung menuju Posko Pengungsian di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, untuk melihat dan mendengar langsung kondisi masyarakat korban bencana.

Daerah

Pengungsi Banjir-Longsor Sumut Mulai Diserang Penyakit

Selasa, 9 Des 2025 - 22:44 WIB