Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Jabar dimulai sejak 10 Februari 2024

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Puter Kota Bandung, Jumat (14/2/2025).

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Puter Kota Bandung, Jumat (14/2/2025).

Bandung, Mevin.ID –  Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Puter Kota Bandung, Jumat (14/2/2025).

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dimulai sejak tanggal 10 Februari 2024 di seluruh Indonesia dengan tujuan memberikan rekomendasi pola hidup sehat kepada masyarakat yang telah diperiksa kondisi kesehatannya.

Cek kesehatan ini bertujuan untuk memberikan dua rekomendasi kepada masyarakat. Bagi mereka yang dalam kondisi sehat, akan diberikan panduan untuk menjaga pola hidup sehat. Sedangkan bagi mereka yang terdeteksi memiliki penyakit tertentu, akan diberikan pelayanan medis.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyambut PKG dari Kementerian Kesehatan. Menurutnya, PKG memberi kesempatan terbaik bagi warga Jabar untuk mengecek kondisi kesehatan secara gratis.

“Jadi kami Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya. Minimal satu tahun sekali memeriksakan kesehatan, yaitu di hari ulang tahun,” kata Bey.

Bey menuturkan sasaran dari program PKG ini yaitu bagi masyarakat yang berusia 1-6 tahun dan di atas 18 tahun yang berulang tahun hingga H+1 bulan. Nantinya, mereka akan mendapatkan kado istimewa PKG di puskesmas terdekat.

“(Pemeriksaan Kesehatan Gratis) di puskesmas itu nantinya yang (usia) 1 sampai 6 tahun. 18-59 tahun, dan 59 ke atas. Yang (berusia) 7-17 itu di sekolah. Tapi baru (mulai) bulan Juni,” imbuhnya.

Bey menyadari masih ada masyarakat yang belum mendapatkan informasi secar lengkap terkait PKG ini, karena masih ada yang kesulitan mengakses melalui aplikasi Satu Sehat.

Untuk itu, Pemda Provinsi Jabar akan berkoordinasi dengan Kemenkes terkait aplikasi tersebut.

“Ini kan aplikasi milik Kemenkes ya. Nanti sama (Dinkes Provinsi Jabar) koordinasi dengan kementerian kesehatan. Yang tadi sih keluhan bapak-bapak itu di lingkungannya masih banyak yang tidak punya hp,” ungkap Bey.

Apabila masyarakat mengalami kesulitan mendaftar, Bey menjelaskan, bisa datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa kartu identitas berupa KTP atau KK.

“Kata Bu Dokter, bisa daftar langsung (ke Puskesmas) tidak melalui HP,” sebutnya.

Pelaksanaan PKG di Kota Bandung dilakukan setiap hari Selasa dan Jumat. Bey menyebut hal itu dikarenakan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di Puskesmas.

“Ini di Kota Bandung itu masih dua hari (Selasa dan Jumat) karena ada keterbatasan SDM. Nanti setelah ada solusi, bisa setiap hari. Di kota kabupaten lain, sudah setiap hari. Nanti akan ada jemput bola. Mereka yang tidak memungkinkan ke puskesmas, ke fasyankes, akan pemeriksa datang ke rumah,” pungkas Bey.

Ada tiga cara pendaftaran yang bisa dilakukan masyarakat:

  1. Melalui aplikasi Satu Sehat Mobile – Masyarakat dapat mengetahui jadwal dan lokasi Puskesmas untuk cek kesehatan gratis.
  2. Melalui chatbot WhatsApp di nomor 081110500567 – Chatbot ini akan memandu masyarakat dalam proses pendaftaran dengan cara yang mudah dan praktis.
  3. Datang langsung ke puskesmas terdekat – Bagi masyarakat di daerah perdesaan yang tidak memiliki akses internet, cukup membawa KTP atau KK, dan petugas puskesmas akan membantu proses pendaftaran.***
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kas KKW Diduga Dipinjam untuk Bangun Area Kuliner, Warga RW 13 Resah dan Minta Audit
Majalengka Mulai Tinggalkan Sawahnya: Ledakan Pekerja Manufaktur Ubah Wajah Ekonomi Daerah
Merayakan Pengabdian, Jalan Sehat PGRI Bogor Satukan Pendidik dari TK hingga Perguruan Tinggi
Di Balik Sorak Kemenangan, Ada Duka yang Turut Menggema di GBLA
Longsor Arjasari Timbun 5 Rumah: Tiga Warga Belum Ditemukan, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini
Relawan Jabar Gelar Saresehan, Desak Pemprov Aktifkan Posko dan Ruang Komando Bencana
Banjir Bandang Isolasi Aceh Tamiang: Kota Gelap, Bau Bangkai, dan Akses Putus Total
Bupati Aceh Selatan Diduga Pergi Umrah Dua Hari Setelah Teken Surat Darurat Banjir, Warga Merasa Ditinggalkan

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:31 WIB

Kas KKW Diduga Dipinjam untuk Bangun Area Kuliner, Warga RW 13 Resah dan Minta Audit

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:10 WIB

Majalengka Mulai Tinggalkan Sawahnya: Ledakan Pekerja Manufaktur Ubah Wajah Ekonomi Daerah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:49 WIB

Merayakan Pengabdian, Jalan Sehat PGRI Bogor Satukan Pendidik dari TK hingga Perguruan Tinggi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:20 WIB

Di Balik Sorak Kemenangan, Ada Duka yang Turut Menggema di GBLA

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:36 WIB

Longsor Arjasari Timbun 5 Rumah: Tiga Warga Belum Ditemukan, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini

Berita Terbaru