Projo Sebut Pemilihan Gubernur via DPRD Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Diskusi mengenai format pemilihan kepala daerah (Pilkada) kembali menghangat. Ide ini bukan barang baru, ia muncul berulang kali sebagai solusi atas “kekacauan” Pilkada langsung.

Organisasi politik Projo mulai menyuarakan dukungan terhadap skema kompromi: pemilihan Gubernur melalui DPRD, sementara pemilihan Bupati dan Wali Kota tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.

Projo Banten: Soroti Risiko dan Syarat Mutlak Transparansi

Zulhamedy Syamsi dari Projo Banten mengungkapkan bahwa meskipun wacana pemilihan Gubernur melalui DPRD mulai menguat, dukungan masyarakat masih terbelah.

Ia mencatat beberapa kekhawatiran publik yang harus menjadi catatan serius pemerintah dan legislatif.

Namun di sisi lain, ia tidak menampik bahwa sistem ini memiliki nilai positif, terutama dalam memperkuat koordinasi pusat-daerah serta efisiensi biaya politik yang selama ini membebani anggaran negara.

“Pemilihan Gubernur oleh DPRD dapat  memperkuat koordinasi pusat-daerah serta efisiensi biaya politik yang selama ini membebani anggaran negara.”, ungkap Zulhamedy

Untuk memitigasi risiko, Ia menekankan tiga pilar utama:

  •  Transparansi proses pemilihan yang akuntabel.
  • Pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemerintahan daerah.
  • Pengawasan ketat untuk mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Solusi Moderat demi Stabilitas Nasional

Senada dengan aspirasi di daerah, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa pihaknya secara resmi menerima dan menyetujui kompromi sistem Pilkada ini sebagai “jalan tengah” yang realistis.

Dalam skema yang disetujui Projo, pemilihan Gubernur dilakukan via DPRD, sedangkan Bupati dan Wali Kota tetap dipilih langsung, dengan pengecualian untuk wilayah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.

“Projo memandang kompromi ini sebagai solusi moderat. Pemilihan Gubernur melalui DPRD dapat memperkuat sinergi eksekutif-legislatif, sementara kedaulatan rakyat di tingkat akar rumput tetap terjaga melalui pemilihan langsung Bupati dan Wali Kota,” tegas Budi Arie dalam rilis persnya.

Antara Efisiensi dan Kegembiraan Rakyat

Budi Arie mengingatkan bahwa perubahan mekanisme tidak boleh mengkhianati semangat reformasi. Fokus utama harus tetap pada kualitas kepemimpinan yang bebas dari praktik transaksional.

Ia menutup dengan pesan reflektif mengenai hak politik warga negara yang menekankan bahwa efisiensi memang penting bagi negara, namun hak masyarakat untuk berpesta demokrasi tidak boleh dikesampingkan.

“Kompromi ini harus memperkuat demokrasi Pancasila. Efisiensi penting bagi pemerintah, tapi kegembiraan rakyat jangan dihilangkan. Rakyat berhak bergembira dalam pesta demokrasi,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK
Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak
TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO
Kabar Baik untuk Pegawai Inti SPPG: Status PPPK Resmi Per 1 Februari 2026, Bagaimana Nasib Relawan dan Staf Lain?
Wapres Gibran di Tasikmalaya: Perkuat Ekonomi Rakyat hingga Pantau Inovasi AI di Pesantren

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WIB

GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:06 WIB

Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:32 WIB

Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:00 WIB

TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO

Berita Terbaru