Sukabumi, Mevin.ID – Projo Kabupaten Sukabumi menegaskan sikapnya terkait langkah Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang memilih bergabung dengan Partai Gerindra setelah meminta persetujuan dalam Kongres III Projo di Jakarta.
Ketua Projo Kabupaten Sukabumi, Mulyana Anugrah, menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak politik pribadi.
“Pilihan Ketum Projo, Budi Arie Setiadi, tidak ada yang salah. Itu hak politik pribadi Ketum Projo, apalagi selaras dengan dukungan organisasi kepada pemerintahan Prabowo–Gibran,” ujar Mulyana.
Meski demikian, Projo Sukabumi menegaskan bahwa setiap anggota memiliki kebebasan menentukan sikap politiknya masing-masing.
“Kami menghormati setiap pilihan politik anggota Projo Sukabumi. Tidak ada paksaan. Itu hak setiap individu,” tegasnya.
Tetap Ikut Arah Politik Jokowi
Mulyana menyampaikan bahwa mayoritas anggota Projo Sukabumi bergabung karena sosok Joko Widodo yang dinilai merakyat dan dekat dengan rakyat. Oleh karena itu, ia menegaskan posisinya akan tetap sejalan dengan arah politik Jokowi.
“Kami masuk Projo karena Jokowi. Oleh karenanya, saya sebagai Ketua Projo Sukabumi akan tetap ikut Jokowi,” ujarnya.
Seperti diketahui, dalam berbagai kesempatan Joko Widodo selaku Ketua Dewan Pembina Projo menyatakan komitmennya untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).***


























