Protes Layanan Trans Beken, Organda Kota Bekasi Ajukan 3 Tuntutan: Jangan Digratiskan!

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Aksi unjuk rasa para sopir angkutan kota (angkot) di Jalan Ahmad Yani pada Selasa (10/2/2026) akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi.

Wakil Ketua DPC Organda Kota Bekasi, Purwadi, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes atas pengoperasian layanan transportasi terbaru, Trans Bekasi Keren (Beken) Koridor 1.

Layanan dengan rute Halte Harapan Indah–Terminal Bekasi tersebut dinilai memukul pendapatan para sopir angkot yang sudah lebih dulu beroperasi.

Rute yang Bersinggungan Langsung

Purwadi menjelaskan, alasan utama penolakan ini adalah adanya tumpang tindih trayek. Jalur yang dilewati Trans Beken merupakan jalur “basah” bagi angkot, meliputi rute Terminal Bekasi, Bekasi Timur, Rawapanjang, Jalan Ahmad Yani, hingga Harapan Indah.

“Pada prinsipnya kami mendukung program Pemerintah Kota Bekasi. Namun, rute ini bersinggungan langsung dengan trayek angkot yang telah lama ada,” ujar Purwadi.

3 Tuntutan Organda untuk Pemerintah Kota Bekasi

Menindaklanjuti keresahan para sopir, Organda mengajukan tiga poin tuntutan utama kepada Pemerintah Kota Bekasi guna menjaga keberlangsungan hidup para pengusaha dan pengemudi angkot:

  • Pengaturan Ulang Rute: Organda meminta pemerintah meninjau kembali jalur Trans Beken agar tidak sepenuhnya berhimpitan dengan jalur angkot yang sudah ada.
  • Pembatasan Jam Operasional: Diusulkan agar Trans Beken hanya beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, sehingga tidak mengambil jatah penumpang di malam hari.
  • Hapuskan Layanan Gratis: Organda menekankan pentingnya persaingan yang sehat. “Salah satunya dengan tidak menggratiskan layanan Trans Beken. Sedapat mungkin harus berbayar,” tegas Purwadi.

Harapan Persaingan Sehat

Organda berharap Pemkot Bekasi bisa segera duduk bersama untuk merumuskan solusi yang saling menguntungkan (win-win solution).

Kehadiran transportasi modern seperti Trans Beken memang diharapkan meningkatkan kualitas mobilitas warga, namun diharapkan tidak mematikan mata pencaharian ribuan sopir angkot yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi di Kota Patriot.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri
Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar
Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:38 WIB

Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:32 WIB

Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:51 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Berita Terbaru