Protes Massal Sambut Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog di Australia

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Palestina

i

Bendera Palestina

CANBERRA, Mevin.ID – Ribuan warga Australia memadati jalan-jalan di kota-kota besar seperti Canberra, Sydney, Melbourne, dan Brisbane pada Senin (9/2/2026). Massa menyuarakan protes keras atas kunjungan resmi Presiden Israel, Isaac Herzog, ke negeri kangguru tersebut.

Berdasarkan laporan Australian Broadcasting Corporation (ABC), aksi unjuk rasa diwarnai bentrokan antara demonstran dan pihak kepolisian. Petugas berusaha keras mengendalikan kerumunan yang meneriakkan slogan-slogan penentangan terhadap kehadiran pemimpin negeri tersebut.

Pengamanan Ketat dan Agenda di Sydney

Herzog tiba di Australia dengan pengawalan yang sangat ketat. Kepolisian setempat bekerja sama dengan keamanan Israel dan penyiagaan penembak jitu guna memantau setiap pergerakannya.

Setibanya di Sydney, Herzog melakukan agenda pertama dengan meletakkan karangan bunga di Pantai Bondi. Langkah ini diambil sebagai penghormatan kepada 15 korban penembakan massal yang terjadi saat perayaan Hanukkah pada 14 Desember 2025 lalu. Dalam konferensi persnya, Herzog menegaskan bahwa penyebaran antisemitisme telah menjadi “keadaan darurat global.”

Gelombang Protes di Balai Kota

Meskipun pengamanan diperketat dengan pengerahan lebih dari 3.000 petugas polisi, gelombang protes tetap tak terbendung.

  • Jumlah Massa: Sekitar 5.000 demonstran berkumpul di Balai Kota Sydney.

  • Tuntutan: Para pembicara dalam aksi tersebut mengecam Herzog sebagai penjahat perang dan mengkritik keras kampanye militer Israel di Gaza.

  • Upaya Hukum: Aksi ini tetap berjalan meski sebelumnya Mahkamah Agung menolak tantangan hukum dari Kelompok Aksi Palestina terkait kekuasaan khusus yang diberikan kepada Kepolisian New South Wales.

Setidaknya 30 unjuk rasa lainnya diperkirakan akan terus berlangsung di seluruh penjuru negeri selama kunjungan empat hari Herzog di Australia.

Perpecahan di Komunitas Yahudi Australia

Kunjungan ini juga memicu polarisasi di internal komunitas Yahudi Australia.

  1. Penolakan: Dewan Yahudi Progresif Australia meluncurkan kampanye iklan besar-besaran dan menerbitkan surat terbuka yang ditandatangani lebih dari 1.000 akademisi, praktisi hukum, dan seniman Yahudi. Mereka mendesak PM Anthony Albanese untuk menarik undangan resmi tersebut.

  2. Dukungan: Di sisi lain, Dewan Eksekutif Yahudi Australia menyambut hangat kunjungan ini. Alex Ryvchin, salah satu kepala eksekutif dewan, menyatakan bahwa kehadiran Herzog dapat meningkatkan semangat komunitas Yahudi di Australia.

Konteks Krisis Kemanusiaan di Gaza

Kunjungan Herzog berlangsung di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh. Sejak konflik pecah pada Oktober 2023, data dari Kementerian Kesehatan Gaza mencatat dampak yang sangat memilukan:

Data Kemanusiaan Gaza Jumlah (Hingga Feb 2026)
Korban Jiwa > 72.000 jiwa
Korban Luka > 171.000 orang
Kerusakan Infrastruktur 90% wilayah Gaza hancur

Laporan terbaru menyebutkan meski gencatan senjata telah disepakati, pelanggaran masih terus terjadi yang mengakibatkan ratusan korban jiwa baru dari pihak warga sipil Palestina.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Anadolu

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Ditolak, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK
Konflik Agraria Kampung Pilar Bekasi Dibawa ke Senayan, Warga Serahkan Berkas Sengketa ke DPR RI
Standar Kelayakan Bermasalah, BGN Hentikan Sementara Operasional 1.512 Satuan Pelayanan Gizi di Pulau Jawa
Siasat Teheran dan Penumpukan Cadangan Beijing: 11,7 Juta Barel Minyak Iran Menembus Blokade Selat Hormuz
Iran Tutup Total Selat Hormuz bagi Sekutu AS-Israel, Targetkan Serangan Langsung
Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji, Usai Praperadilannya Ditolak 
Dunia di Ambang Krisis: 85 Negara Naikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Israel vs Iran, Vietnam Terparah!
Plot Twist Kasus Ijazah Jokowi: Rismon Sianipar Klaim Temuan Baru dan Resmi Ajukan Damai ke Polda Metro

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:08 WIB

Praperadilan Ditolak, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Konflik Agraria Kampung Pilar Bekasi Dibawa ke Senayan, Warga Serahkan Berkas Sengketa ke DPR RI

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:02 WIB

Standar Kelayakan Bermasalah, BGN Hentikan Sementara Operasional 1.512 Satuan Pelayanan Gizi di Pulau Jawa

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:48 WIB

Siasat Teheran dan Penumpukan Cadangan Beijing: 11,7 Juta Barel Minyak Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:30 WIB

Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji, Usai Praperadilannya Ditolak 

Berita Terbaru