Protes Penutupan Tambang, Ribuan Warga Blokade Jalan Nasional Bogor-Banten dengan Truk Tambang

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses vital yang menjadi urat nadi perekonomian antara Jawa Barat dan Banten mendadak mati total ditutup Truk Tambang, Senin 12 Januari 2025 [Ist]

Akses vital yang menjadi urat nadi perekonomian antara Jawa Barat dan Banten mendadak mati total ditutup Truk Tambang, Senin 12 Januari 2025 [Ist]

BOGOR, Mevin.ID – Eskalasi ketegangan pecah di wilayah Bogor Barat pada Senin (12/1/2026). Ribuan warga dari tiga kecamatan—Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang—melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran yang menyebabkan akses vital Jalan Nasional penghubung Bogor-Banten lumpuh total.

Aksi ini dipicu oleh kemarahan warga atas kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait penutupan aktivitas pertambangan.

Warga menilai kebijakan tersebut mematikan sumber ekonomi utama ribuan keluarga tanpa adanya solusi atau kompensasi yang konkret.

Blokade Truk dan Pembakaran Ban

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi yang mencekam sejak Senin siang. Massa aksi menggunakan metode blokade ekstrem dengan memarkirkan puluhan truk tambang berukuran raksasa melintang di tengah jalan.

Tak hanya itu, kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi akibat pembakaran ban bekas di depan Kantor Kecamatan Cigudeg.

Akibatnya, urat nadi perekonomian antara Jawa Barat dan Banten mati total. Ribuan pengendara terjebak kemacetan panjang, sementara sebagian lainnya terpaksa memutar balik mencari jalur alternatif yang jauh lebih jauh.

Tuntutan “Isi Piring Nasi”

Koordinator lapangan aksi, Asep Fadlan, menegaskan bahwa sektor tambang adalah jantung kehidupan bagi warga di wilayah tersebut. Penutupan yang dilakukan pemerintah dianggap sebagai langkah sepihak yang tidak memikirkan dampak sosial.

“Kami menuntut kejelasan dana kompensasi dan kepastian nasib kami. Kami mendesak Gubernur Dedi Mulyadi untuk hadir langsung menemui warga. Tambang harus dibuka kembali bulan ini,” tegas Asep dalam orasinya di tengah guyuran hujan.

Sempat Ricuh, Diredam dengan Pendekatan Humanis

Suasana sempat memanas dan berubah ricuh saat Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi, mencoba memberikan tanggapan di atas mobil komando.

Massa yang merasa tidak puas mulai melempari kantor kecamatan dengan batu, menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas gedung.

Beruntung, ketegangan berhasil mereda berkat pendekatan humanis yang dilakukan pihak kepolisian.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, turun langsung membagikan nasi kotak dan jajanan dari pedagang sekitar kepada para pendemo. Langkah ini efektif mencairkan suasana yang semula penuh amarah menjadi lebih tenang.

Jalan Kembali Dibuka

Setelah lebih dari tiga jam diblokade secara total, akses Jalan Raya Cigudeg akhirnya kembali dibuka pada Senin sore. Truk-truk yang sebelumnya menutup jalan dipindahkan ke halaman kantor kecamatan.

Meski arus lalu lintas mulai berangsur normal, ratusan warga masih memilih bertahan di lokasi meski hujan mengguyur.

Mereka bertekad akan terus mengawal tuntutan ini hingga pemerintah daerah maupun provinsi memberikan kepastian terkait keberlanjutan mata pencaharian mereka.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan
Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga
Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:25 WIB

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:57 WIB

Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:42 WIB

Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari

Berita Terbaru