Ciamis, Mevin.ID – Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menegaskan bahwa partainya siap menghadapi berapa pun angka parliamentary threshold yang akan ditetapkan untuk Pemilu 2029.
Pernyataan ini merespons usulan Partai Nasdem yang ingin menaikkan ambang batas parlemen menjadi 7 persen.
Berbicara di Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025), Ali menyebut PSI tidak mempermasalahkan jika ambang batas dinaikkan lebih tinggi. “Delapan persen pun bagi kami hal yang menggembirakan. Kami siap di semua medan pertarungan,” ujar Ali.
Menurutnya, PSI hadir di Pemilu 2029 dengan target menjadi partai pemenang, bukan sekadar pelengkap. Ia mengakui PSI tidak memiliki kekuatan politik di DPR setelah gagal lolos parlemen pada 2024. Karena itu, strategi utama PSI adalah mempersiapkan diri dan memperkuat basis di daerah.
“Kami bukan penguasa politik. Yang bisa kami lakukan adalah menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk bertarung di medan yang disiapkan oleh penguasa politik hari ini,” tegasnya.
Ali juga menyatakan bahwa PSI terus melakukan konsolidasi struktur dan meyakini peluang lolos ke DPR tetap terbuka. “Saya banyak tahu tentang partai. Tidak ada pilihan lain selain menyelamatkan diri kami dan menyiapkan diri dengan baik,” kata dia.
Usulan Nasdem: Parliamentary Threshold 7 Persen
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa menyampaikan bahwa partainya kembali mengusulkan ambang batas parlemen dinaikkan menjadi 7 persen. Usulan tersebut disampaikan setelah Mahkamah Konstitusi memerintahkan perubahan ketentuan parliamentary threshold untuk Pemilu 2029.
Saan menyebut angka 7 persen sudah menjadi sikap konsisten Nasdem sejak Pemilu 2014. Usulan ini rencananya akan dibahas bersama partai-partai lain di DPR.***


























