PT Lotus Lingga Pratama Jadi Nasabah Pertama, Kanwil Pegadaian Jabar Siap Besarkan Bank Emas

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mevin.ID — PT Pegadaian, sebagai salah satu penyedia layanan bank emas di Indonesia, menyalurkan produk Pinjaman Modal Kerja (PMK) Emas kepada perusahaan manufaktur perhiasan emas PT Lotus Lingga Pratama. Pemberian Modal Kerja dilakukan secara seremoni di Kantor Pegadaian Pusat pada tanggal 10 Maret 2025.

Kerja sama itu pun menjadikan perusahaan perancang dan produksi perhiasan tersebut sebagai nasabah pertama layanan bank emas Pegadaian, usai BUMN yang bergerak di sektor gadai tersebut mendapatkan izin kegiatan usaha bulion pada akhir Desember 2024.

“Kami harap ini dapat menjadi langkah awal bagi Pegadaian dan Lotus untuk memperkuat ekosistem industri emas nasional,” ujar Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan di Jakarta, Selasa.

Ia menyatakan bahwa pinjaman modal kerja emas merupakan salah satu dari empat layanan bank emas Pegadaian yang memungkinkan calon debitur mendapatkan pinjaman modal kerja dalam bentuk emas 24 karat berstandar minimal SNI, sehingga dapat menjadi pemenuhan bahan baku emas untuk kebutuhan produksi.

“Selain PMK, Bank Emas Pegadaian melayani layanan deposito emas, perdagangan emas, dan titipan emas korporasi,” katanya.

Ia menuturkan bahwa upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga Rp245 triliun dan membuka 1,8 juta lapangan kerja baru.

Melihat peluang tersebut, pihaknya pun mulai fokus menjalankan layanan bank emas dengan didukung lebih dari 5 ribu tenaga profesional penaksir emas dan tim analis emas di lebih dari 4 ribu outlet Pegadaian dan 600 outlet Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM), serta 240 ribu jejaring agen.

Damar menyatakan bahwa perseroan juga memiliki layanan G-Lab yang merupakan laboratorium pengujian dan sertifikasi keaslian emas dan batu permata dengan tenaga penguji bersertifikasi internasional.

“Semoga kerjasama ini dapat merealisasikan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan hilirisasi dan industrialisasi, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan produk emas dari negeri sendiri, Indonesia, sehingga memperkuat ekosistem industri emas nasional, meningkatkan cadangan emas negara, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan emas dari luar negeri”, ujar Damar.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Jawa Barat, Dede Kurniawan menyampaikan “Dengan adanya bank emas diharapkan dapat mengubah pola investasi masyarakat yang tadinya menyimpan emas di bawah bantal, kini bisa dialihkan untuk disimpan di Pegadaian. Sehingga, emas juga bisa turut membantu peningkatan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Direktur PT Lotus Lingga Pratama ⁠Ivan Wibawa Lingga berharap bahwa kolaborasi dengan Pegadaian tersebut merupakan wujud dukungan pihaknya terhadap upaya pemerintah memperkuat sektor manufaktur emas dalam negeri.

Ia juga berharap bahwa kerja sama tersebut dapat membantu agar produk dan layanan bank emas Pegadaian dapat semakin diterima oleh masyarakat.

Dengan pengalaman melayani masyarakat hampir 124 tahun, Pegadaian fokus dalam menjalankan layanan Bank Emas. Didukung lebih dari 5.000 tenaga profesional penaksir emas dan tim analis emas kompeten yang tersebar di 4.000 outlet dan lebih dari 600 outlet SenyuM (Sentra Layanan Ultra Mikro – Sinergi Holding BRI), dan 240.000 jejaring Agen yang berlokasi hingga titik terluar Indonesia.***

Facebook Comments Box

Penulis : Dude

Editor : Ude D Gunadi

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN
Samsat Indramayu Luncurkan Kios-K, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre
Ketika Bahlil Bicara Soal Mafia Tambang, Begini Katanya
Inovasi BRIN Terbaru: Tekstil Antibakteri dari Jeruk Nipis
Tok! Mulai 1 Januari 2026, Eksportir SDA Wajib Parkir Dolar di Bank Himbara Selama Setahun
Investor Asing Keluhkan Hambatan Investasi di RI, Menkeu Purbaya Janji Lakukan ‘Debottlenecking’
Tok! Dedi Mulyadi Tetapkan UMP Jabar 2026 Naik 0,7 Persen Menjadi Rp2,3 Juta

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:26 WIB

Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:00 WIB

Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Samsat Indramayu Luncurkan Kios-K, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:00 WIB

Ketika Bahlil Bicara Soal Mafia Tambang, Begini Katanya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:20 WIB

Inovasi BRIN Terbaru: Tekstil Antibakteri dari Jeruk Nipis

Berita Terbaru