PWNU Jabar: BKKBN Jawa Barat Punya Komitmen Kuat Bangun Keluarga Qur’ani

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mevin.ID –  Wakil Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Barat, Kiai Lukman Hakim mengapresiasi komitmen kuat Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat dalam membangun keluarga Qur’ani pada kegiatan Sosialisasi 1000 HPK Di Lingkungan Pesantren.

Kegiatan ini menargetkan penguatan pemahaman 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di kalangan agamawan, santri, ustaz, dan keluarga pesantren dengan mengangkat tema “Ketahanan Keluarga Qur’ani: Membangun Generasi Sehat, Mandiri, dan Berdaya di Era Modern” hasil kerja sama dengan Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) PW NU Jawa Barat dan BAZNAS Jawa Barat, Selasa (19/11/2025).

Menurutnya, sejak tiga periode berada di PWNU Jawa Barat, baru kali ini ia melihat kolaborasi yang begitu serius dan terarah. “Selama tiga periode saya di kepengurusan PWNU Jawa Barat, baru BKKBN Jawa Barat saat ini yang punya komitmen kuat untuk membangun keluarga Qur’ani,” ujarnya.

Kiai Lukman juga menegaskan pentingnya kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN dan pesantren dalam memperkuat ketahanan keluarga. Ia mengutip pandangan antropolog mengenai asal mula peradaban bangsa.

“Peradaban bangsa itu bermula dari keluarga. Dan hari ini, pihak yang diberi otoritas negara untuk mengurus keluarga adalah Kemendukbangga/BKKBN,” tegasnya.

Sehingga menurutnya, jika Indonesia ingin maju, maka penguatan keluarga yang digerakkan oleh Kemendukbangga/BKKBN adalah kunci strategis. “Maju tidaknya Indonesia itu seakan-akan tergantung BKKBN-nya,” tambahnya, menekankan pentingnya peran lembaga tersebut dalam membangun kualitas generasi.

Ia juga mengajak seluruh agamawan, khususnya NU untuk mengambil peran lebih aktif karena organisasi ini memiliki basis hingga tingkat akar rumput. “NU punya garis sampai grass root. Kami bisa memberikan layanan edukasi bagi calon pengantin. Mereka bisa diberikan pemahaman apa saja yang harus dipersiapkan sebelum menikah,” ujarnya.

Senada dengan yang disampaikan Kyai Lukman, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menjelaskan bahwa pesantren memiliki basis komunitas yang kuat sehingga efektif untuk memperluas edukasi keluarga.

“Kita melakukan sosialisasi 1000 HPK di kalangan pesantren, karena NU dan lembaga pendidikannya merupakan basis yang sangat strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa angka stunting Jawa Barat saat ini masih berada di 15,9%, dan penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Menurunkan satu persen saja butuh effort besar dan kolaborasi luar biasa. Ini bukan hanya tugas Kemendukbangga/BKKBN, tapi juga akademisi, CSR, media, dan terutama tokoh agama,” jelasnya.

Terkait tantangan, ia menyebut akses masuk ke pesantren masih terbatas bagi kader di lapangan. “Kader-kader kami biasanya melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum. Untuk masuk ke pesantren memang tidak mudah, sehingga kerja sama dengan NU sangat penting,” katanya. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ude D Gunadi

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati
Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P
Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan
Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa
Pemilihan BEM UBSI Bogor dan Taruhan Arah Gerakan Mahasiswa
Lansia Dievakuasi Pakai Ekskavator, Fakta di Balik Viral Video Mengharukan
Viral Lansia di Bandung Barat Dievakuasi Pakai Ekskavator karena Akses Jalan Terputus
BIG 2025 Soroti Kunci Investasi Bekasi: Kota Nyaman, UMKM Kuat, Pasar Global Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:11 WIB

Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:42 WIB

Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:13 WIB

Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:28 WIB

Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa

Senin, 15 Desember 2025 - 23:58 WIB

Pemilihan BEM UBSI Bogor dan Taruhan Arah Gerakan Mahasiswa

Berita Terbaru