Ratusan Siswa di Bandarlampung Diduga Keracunan Program MBG, Dinkes: SPPG Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung bersama jajaran mengecek lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kemiling usai terjadinya ratusan siswa diduga keracunan makanan. Bandarlampung, Sabtu (14/2/2026).

i

Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung bersama jajaran mengecek lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kemiling usai terjadinya ratusan siswa diduga keracunan makanan. Bandarlampung, Sabtu (14/2/2026).

BANDARLAMPUNG, Mevin.ID – Kabar kurang sedap datang dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandarlampung. Ratusan siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Kemiling dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap hidangan program tersebut pada Rabu (13/2).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengonfirmasi bahwa para korban didominasi oleh siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mengalami gejala diare massal.

Rincian Korban dan Sekolah Terdampak

Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes, total korban mencapai angka yang cukup signifikan dari tiga institusi pendidikan berbeda:

  • SDN 4 Sumberjo: 77 siswa, 9 guru, dan 1 orang tua siswa terdampak. Mayoritas menjalani rawat jalan.

  • SD Al Munawaroh: 64 siswa, 11 staf (guru/penjaga), dan 1 orang tua siswa terdampak. Sebanyak 5 orang dari sekolah ini harus dilarikan ke rumah sakit atau klinik.

  • SMPN 14 Bandarlampung: 43 siswa terdampak, dengan rincian 37 rawat jalan dan 6 orang menjalani perawatan intensif di RS serta Puskesmas Kemiling.

Temuan Mengejutkan: SPPG Belum Punya Sertifikat Laik Higiene

Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa seluruh makanan berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama di Kecamatan Kemiling.

Meski secara bangunan dianggap memenuhi kriteria, Muhtadi mengungkap fakta krusial terkait perizinan fasilitas tersebut.

“Data kami menunjukkan SPPG ini belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Ada beberapa poin yang belum memenuhi syarat sehingga Dinkes belum mengeluarkan rekomendasi ke Dinas Perizinan,” tegas Muhtadi, Sabtu (16/2).

Langkah Penanganan Dinkes

Pihak Dinkes telah mengambil langkah cepat dengan mengamankan sampel air dan sisa makanan untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan, apakah berasal dari bahan baku atau proses pengolahan yang tidak tepat (basi).

Saat ini, Dinkes Bandarlampung telah menginstruksikan Puskesmas Kemiling dan Puskesmas Bringin Raya untuk memantau kondisi para korban secara berkala, terutama mereka yang menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.***

 

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis
Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi
Pererat Silaturahmi, DPK Apindo Bekasi Santuni Yatim dan Penghafal Al-Qur’an Tuna Netra
Drainase Buruk, Hujan Deras Rendam Jalan Ciapus Tamansari: Akses Warga Calobak Terhambat
Teror dari Lubang Kakus: Saat Ular Piton 3 Meter Menjadikan Septic Tank Kos-Kosan Cikarang Sebagai Markas
Geledah Kantor KONI, Kejari Majalengka Usut Dugaan Korupsi Hibah Rp6 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:06 WIB

Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:40 WIB

Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:08 WIB

Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:28 WIB

Pererat Silaturahmi, DPK Apindo Bekasi Santuni Yatim dan Penghafal Al-Qur’an Tuna Netra

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:04 WIB

Drainase Buruk, Hujan Deras Rendam Jalan Ciapus Tamansari: Akses Warga Calobak Terhambat

Berita Terbaru