Rekayasa Lalu Lintas di Jalan KH. Agus Salim Bekasi Mulai Diuji Coba Besok

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rekayaaa Lalu Lintas

Ilustrasi Rekayaaa Lalu Lintas

Bekasi, Mevin.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akan memulai uji coba rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah di Jalan KH. Agus Salim, mulai Selasa, 10 Juni 2025.

Kebijakan ini berlaku khusus pada pukul 06.00–08.00 WIB setiap pagi, mencakup ruas dari Simpang Proyek hingga Simpang Patal.

Tujuan utamanya adalah mengurangi kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di sekitar Jalan Juanda dan perlintasan kereta api, terutama saat jam sibuk.

Menurut Dishub, hasil polling menunjukkan 70% warga mendukung kebijakan ini, sedangkan 30% lainnya menolak. Sosialisasi sebelumnya telah dilakukan bersama kelurahan, kecamatan, dan Paguyuban RT/RW setempat.

Rute Pengalihan:

  • Kendaraan dari arah Patal menuju Proyek akan dialihkan ke Jalan Perjuangan, yang telah diberlakukan satu arah (utara ke selatan) sejak Februari 2025.
  • Kendaraan dari arah Juanda menuju Teluk Buyung akan diarahkan melalui Jalan KH. Agus Salim, mengikuti arus satu arah dari selatan ke utara.

Rekayasa ini merupakan kelanjutan dari penataan lalu lintas Maret 2025 lalu, sekaligus bertujuan menyelaraskan arus di Jalan Perjuangan.

Jalur Terdampak Rekayasa Lalu Lintas:

  1. Jalan Perjuangan (arah Teluk Buyung ke Stasiun Bekasi)
  2. Jalan KH. Agus Salim (Simpang Proyek ke Simpang Patal)

Masyarakat diimbau untuk mematuhi pengaturan selama masa uji coba. Jika dinilai efektif, sistem ini akan diterapkan secara permanen.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD
Tundukan Terakhir di Atas Kemudi, Potret Pilu Perjuangan Ojol yang Berpulang dalam Sunyi

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:45 WIB

Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Senin, 16 Februari 2026 - 14:41 WIB

Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung

Berita Terbaru