Relik Kuno Terkait Nabi Musa Ditemukan di Austria, Terkubur 1.500 Tahun

- Redaksi

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benda Kuno yang Diklaim Peninggalan Nabi Musa. FOTO/ DAILY

Benda Kuno yang Diklaim Peninggalan Nabi Musa. FOTO/ DAILY

Innsbruck, Mevin.ID – Sebuah tim arkeolog dari Universitas Innsbruck, Austria, mengumumkan penemuan luar biasa berupa relik keagamaan berusia 1.500 tahun yang diyakini terkait dengan kisah Nabi Musa dan 10 Perintah Tuhan.

Relik tersebut ditemukan dalam sebuah kotak marmer kuno yang tersembunyi di altar gereja zaman Romawi.

“Penemuan seperti ini hanya terjadi sekali seumur hidup dalam dunia arkeologi,” ujar pimpinan tim arkeolog, Geral Grabherr, seperti dikutip dari Daily Mail.

Misteri dari Masa Kekaisaran Romawi

Gereja tempat relik ditemukan diyakini dulunya merupakan tempat perlindungan bagi kaum pagan sebelum Kekaisaran Romawi mengadopsi agama Kristen secara resmi lebih dari 1.600 tahun lalu.

Bangunan suci ini berukuran 18 meter dan masih menyimpan kemegahan, terlihat dari pintu masuk yang dilapisi marmer, serta area pemakaman di sisi selatan dan barat.

Di balik altar, para peneliti menemukan batu tersegel dalam cekungan, yang ternyata menyimpan kotak marmer putih tempat relik disimpan.

Kondisinya telah pecah berkeping-keping, namun masih menampakkan ornamen dan karakter yang mengejutkan.

Sosok Musa dan Kristus dalam Sebuah Kotak

Kotak relik tersebut dihiasi figur pria berjanggut berjubah panjang, yang diinterpretasikan para peneliti sebagai Nabi Musa dan Yesus Kristus.

Gambar-gambar di dalamnya merepresentasikan adegan dari Perjanjian Lama dan Baru, termasuk kemungkinan Musa menerima 10 Perintah Allah di Gunung Sinai atau saat membelah Laut Merah.

Bentuk relik berbentuk lingkaran, menggunakan logam sebagai perekat dan kayu sebagai pengait—meskipun kini dalam kondisi rusak.

Asal Usul Masih Misterius

Menariknya, para ahli menyatakan bahwa bahan pembuatan relik tidak berasal dari wilayah Austria Selatan, tempat relik itu ditemukan.

Ini mengindikasikan bahwa kotak tersebut dibawa dari wilayah lain, memperkuat dugaan bahwa objek ini memiliki nilai spiritual dan sejarah yang sangat tinggi, bahkan mungkin lintas wilayah kekuasaan Romawi kala itu.

Temuan ini menambah daftar artefak kuno yang menghubungkan sejarah spiritual Yahudi dan Kristen dalam arsitektur keagamaan Eropa.

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, relik ini dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologi paling signifikan dalam dekade terakhir.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kubu Atalia Tegaskan Gugatan Cerai Tak Terkait Rumor Lisa Mariana
Ridwan Kamil Hadapi Gugatan Cerai Atalia, Siapkan Tim Advokat Besar
Kasus Resbob Belum Reda, Dokter Koas Vinny Fladiniyah Terseret Dugaan Penghinaan Suku Sunda
Ciparay Bersatu untuk Korban Bencana: Serikat Musik Selatan Gelar “Solidarity For Humanity”
Cermin dari Kedalaman: Refleksi atas The War Between the Land and the Sea
PN Bandung Tolak Gugatan Lisa Mariana terhadap Ridwan Kamil, Hasil DNA Jadi Penentu
Polisi Tetapkan Ustadz Evie Effendi Tersangka Kasus KDRT, Tiga Kerabat Lain Ikut Dijerat
Mantra Majalengka, Ikon Seni Baru yang Lahir dari Nafas Tanah Angin

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:05 WIB

Kubu Atalia Tegaskan Gugatan Cerai Tak Terkait Rumor Lisa Mariana

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:41 WIB

Ridwan Kamil Hadapi Gugatan Cerai Atalia, Siapkan Tim Advokat Besar

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:49 WIB

Kasus Resbob Belum Reda, Dokter Koas Vinny Fladiniyah Terseret Dugaan Penghinaan Suku Sunda

Senin, 15 Desember 2025 - 19:23 WIB

Ciparay Bersatu untuk Korban Bencana: Serikat Musik Selatan Gelar “Solidarity For Humanity”

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:10 WIB

Cermin dari Kedalaman: Refleksi atas The War Between the Land and the Sea

Berita Terbaru