Resmi Berlaku! Bulog Naikkan Harga Pembelian Beras Jadi Rp12.000

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beras di gudang Bulog Merauke. Terhitung 15 Januari 2025, harga pembelian Bulog di pintu gudang Bulog menjadi Rp 12.000

Beras di gudang Bulog Merauke. Terhitung 15 Januari 2025, harga pembelian Bulog di pintu gudang Bulog menjadi Rp 12.000

Merauke, Mevin.ID – Harga pembelian beras petani oleh Perum Bulog resmi menjadi Rp12.000 per kilogram (kg) pada 2025. Penetapan harga baru ini berlaku sejak 15 Januari 2025 yang lalu.

“Pemerintah telah menetapkan harga pembelian beras petani di tahun 2025 sebesar Rp12.000 per kilo, berlaku mulai 15 Januari 2025,” ujarPimpinan Cabang Perum Bulog Merauke, Karennu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan pada Senin (27/1/2025).

Harga tersebut merupakan harga pembelian di pintu Gudang Bulog. Harga pembelian langsung dari petani, khususnya melalui mitra Bulog, biasanya berada sedikit di bawah angka tersebut karena mempertimbangkan biaya distribusi dan pengangkutan.

“Ini adalah harga di pintu gudang Bulog. Kami berharap kenaikan harga ini dapat memotivasi petani untuk meningkatkan luas lahan dan jumlah produksi mereka, sehingga kesejahteraan petani juga ikut meningkat,” lanjut Karennu.

Kendati harga beras naik, Bulog memastikan kualitas beras yang dibeli tetap memenuhi standar berdasarkan peraturan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2025. Beberapa standar tersebut meliputi:

  • Derajat sosoh minimal 100 persen,
  • Kandungan kadar air maksimal 14 persen,
  • Butir patah maksimal 25 persen,
  • Butir menir maksimal 2 persen.

Karennu menambahkan bahwa Bulog tetap berkomitmen menjalin kerja sama dengan mitra petani untuk menjaga stok beras sekaligus mendukung kesejahteraan para petani di Merauke. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solusi Praktis Tambal Jalan: Cold Patch JMTM-31 Bertransformasi Jadi Travoy Patch, Bisa Digunakan Saat Hujan!
Pasokan Bahan Baku Keramik Nasional Terancam, Menperin Hubungi KDM Bahas Moratorium di Jabar
Tak Berizin 10 Tahun, KKP Segel Tambak Udang Perusahaan Asing di Lombok Timur
IHSG Sempat ‘Kebakaran’, Bareskrim Polri Buru Dalang di Balik Indikasi ‘Saham Gorengan’
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Mensesneg: Itu Keputusan Sendiri, Bukan Arahan Pemerintah
Geger Sektor Keuangan! 3 Petinggi OJK Mundur Beruntun Usai Dirut BEI Letakkan Jabatan
Pertamina Patra Niaga Usul Beli LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung Per KK Mulai April 2026
Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Resmi Dibuka: Ini Jadwal dan Cara Pemesanannya 

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:08 WIB

Solusi Praktis Tambal Jalan: Cold Patch JMTM-31 Bertransformasi Jadi Travoy Patch, Bisa Digunakan Saat Hujan!

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:06 WIB

Pasokan Bahan Baku Keramik Nasional Terancam, Menperin Hubungi KDM Bahas Moratorium di Jabar

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tak Berizin 10 Tahun, KKP Segel Tambak Udang Perusahaan Asing di Lombok Timur

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:19 WIB

IHSG Sempat ‘Kebakaran’, Bareskrim Polri Buru Dalang di Balik Indikasi ‘Saham Gorengan’

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Mensesneg: Itu Keputusan Sendiri, Bukan Arahan Pemerintah

Berita Terbaru