Bogor, Mevin.ID – Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia (PTI), Budisatrio Djiwandono, mengajak para pemuda untuk aktif terjun ke sektor pertanian. Hal ini disampaikan dalam pembukaan kegiatan Sekolah Tani Muda II yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta.
Budisatrio, dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, menyebutkan bahwa peresmian Sekolah Tani Muda II merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PTI Tahun 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dari 26 provinsi se-Indonesia dan akan berlangsung selama tiga hari di Jakarta, mulai 21 hingga 23 Februari 2025.
Dalam sambutannya, Budisatrio mengajak seluruh pengurus Pemuda Tani Indonesia untuk turut menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Saya tergerak untuk mengajak lebih banyak pemuda terjun ke sektor pertanian. Ini merupakan upaya kita dalam mendukung visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ujar Budisatrio.
Ketua Panitia Rakernas dan HUT Pemuda Tani Indonesia, Bahtiar Sebayang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini. Kami berharap Rakernas dan Sekolah Tani Muda dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan pertanian di Indonesia,” ujar Bahtiar.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia, Sabam Rajagukguk; Sekretaris Jenderal PTI, Suroyo; Bendahara, Atraz Matazi; serta jajaran pengurus DPP Pemuda Tani Indonesia lainnya.
Selain itu, pimpinan daerah dan cabang Pemuda Tani Indonesia dari 26 provinsi turut meramaikan kegiatan tersebut.
Melalui Sekolah Tani Muda II, diharapkan para pemuda semakin tertarik untuk berkontribusi dalam sektor pertanian.
Hal ini sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat di bidang pangan.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, Pemuda Tani Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong generasi muda agar aktif dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan inovatif.***


























