Respons Dubes Iran Soal Desakan MUI agar RI Keluar dari Board of Peace Besutan Trump

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Pemerintah Iran memberikan tanggapan terkait derasnya desakan publik di Indonesia, khususnya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), agar pemerintah RI segera mencabut keanggotaan dari Board of Peace (BoP).

BoP sendiri merupakan badan bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang bertugas dalam rekonstruksi dan pemulihan ekonomi di Jalur Gaza pasca-konflik.

Gelombang desakan agar Indonesia keluar dari BoP mencuat tajam setelah serangan udara gabungan AS dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu, yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran Hormati Kepentingan Kedaulatan Indonesia

Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa pihaknya menghormati setiap keputusan kebijakan luar negeri yang diambil oleh pemerintah Indonesia.

Menurutnya, Iran memahami bahwa setiap negara memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan arah diplomatiknya.

“Kami percaya bahwa kebijakan dari setiap negara diambil berdasarkan kepentingan negara tersebut. Dan kami tidak bisa memuat (mendikte) kebijakan dari suatu negara,” ujar Boroujerdi dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (2/3).

Meskipun diplomasi Iran tetap formal, pernyataan ini muncul di tengah harapan Teheran agar negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, mengambil sikap yang lebih tegas dalam mengutuk aksi militer sepihak yang dilakukan oleh blok Amerika-Israel.

MUI: BoP Tidak Efektif dan Abaikan Kemanusiaan

Sebelumnya, MUI secara resmi mendesak pemerintah Indonesia untuk mundur dari Dewan Perdamaian atau BoP. MUI menilai AS tidak lagi memiliki legitimasi moral sebagai penengah perdamaian di Gaza setelah mendukung serangan mematikan ke wilayah Iran.

Dalam pernyataannya, MUI mempertanyakan apakah strategi BoP benar-benar diarahkan untuk perdamaian yang adil bagi Palestina atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang di Timur Tengah.

“MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,” demikian bunyi petikan pernyataan resmi MUI pada Minggu (1/3).

Dinamika Mediasi dan Keamanan Kawasan

Di sisi lain, Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto sebelumnya sempat menawarkan peran mediasi untuk gencatan senjata antara AS dan Iran.

Namun, dengan situasi yang kian memanas—termasuk serangan balasan drone Iran ke pangkalan militer Inggris di Siprus—posisi Indonesia di badan perdamaian bentukan Trump kini berada di bawah sorotan tajam publik domestik.

Saat ini, posisi pimpinan tertinggi Iran dipegang sementara oleh Ayatollah Alireza Arafi, sementara ketegangan di kawasan terus meningkat menyusul jatuhnya jet tempur AS di Kuwait dan ancaman penutupan jalur perdagangan Selat Hormuz.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!
Bareskrim Bongkar Imperium Judol Oei Hengky Wiryo, Rp530 Miliar Disetor ke Kas Negara
Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan
LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”
Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:14 WIB

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:11 WIB

Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:29 WIB

KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:07 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:12 WIB

LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”

Berita Terbaru