Ribuan Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Monas, Serukan Penghentian Genosida di Gaza

- Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Demo Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP)

Ilustrasi Demo Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP)

Jakarta, Mevin.ID — Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) menggelar aksi damai di kawasan Silang Barat Daya Monas, Jakarta Pusat, Minggu pagi (18/5). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan penolakan atas genosida yang terus berlangsung di Gaza.

Sejak pukul 07.30 WIB, para peserta aksi memadati area dengan atribut khas Palestina, seperti syal bernuansa merah-hitam-hijau-putih dan spanduk bertuliskan seruan untuk menghentikan kekejaman Zionis Israel.

Orasi-orasi bergantian disampaikan dari atas panggung hingga pukul 09.00 WIB sebelum massa membubarkan diri secara tertib.

Dalam pernyataan resmi, ARI-BP menyampaikan enam poin tuntutan utama, antara lain:

1. Mengingatkan Dunia akan Nakbah 1948, tragedi kemanusiaan saat ratusan ribu warga Palestina dibantai oleh Zionis Israel, yang kini terulang dalam bentuk genosida modern di Gaza.

2. Mengusulkan kepada PBB untuk menetapkan 15 Mei sebagai Hari Tragedi Kemanusiaan Global dan menindaklanjuti dengan resolusi untuk menghukum Israel serta menangkap PM Israel Benyamin Netanyahu, berdasarkan fatwa ICJ dan amar ICC.

3. Mengapresiasi Sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan mendorong langkah konkret dari pemerintah Indonesia.

4. Mengajak Negara-negara Pecinta Perdamaian untuk menekan Amerika Serikat agar menghentikan dukungannya kepada Israel.

5. Menyerukan Boikot Produk Israel sesuai Fatwa MUI, sebagai bagian dari upaya melemahkan kekuatan ekonomi yang menopang agresi militer Israel.

6. Menyeru Persatuan Rakyat Indonesia untuk mewujudkan amanat UUD 1945: menghapus penjajahan di atas dunia, termasuk penjajahan atas tanah Palestina.

Zahra (23), salah satu peserta aksi, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya adalah bentuk solidaritas terhadap penderitaan rakyat Palestina. “Aksi ini adalah wujud perlawanan terhadap genosida. Kita mungkin belum bisa bantu langsung, tapi ini cara kita menyatakan sikap,” ujar Zahra.

Ia juga berharap aksi seperti ini mampu mendorong masyarakat lain untuk tidak ragu menyuarakan pembelaan terhadap Palestina. “Semoga semakin banyak yang bersuara. Ini bukan soal agama, ini soal kemanusiaan,” tambahnya.

Aksi berlangsung tertib dan damai, dengan aparat keamanan berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan kelancaran kegiatan. ARI-BP menyatakan bahwa aksi ini akan terus dilakukan secara berkala hingga genosida di Gaza benar-benar dihentikan.***

 

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK
Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak
TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:02 WIB

Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WIB

GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Berita Terbaru