Ridwan Kamil Enam Jam di KPK: “Ini Momen yang Sudah Lama Saya Tunggu”

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip- Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)

Arsip- Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)

Jakarta, Mevin.ID — Setelah enam jam berada di Gedung Merah Putih KPK, Ridwan Kamil akhirnya buka suara. Mantan Gubernur Jawa Barat itu datang sejak pukul 10.44 WIB dan baru keluar menjelang petang, sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (2/12/2025). Agenda utamanya: klarifikasi soal dugaan aliran dana iklan di tubuh BUMD Bank BJB.

Bagi Emil—sapaan akrabnya—hari itu bukan sekadar panggilan lembaga antirasuah. Ia menyebutnya sebagai momen yang sudah lama ia nantikan.

“Saya sangat bahagia karena ini momen yang ditunggu-tunggu. Berbulan-bulan ingin memberikan klarifikasi,” ujarnya usai pemeriksaan. “Ini bentuk penghormatan pribadi pada supremasi hukum, tanggung jawab sebagai warga negara, dan bagian dari akuntabilitas saya sebagai anak bangsa.”

‘Saya Tidak Tahu, Tidak Terlibat, Tidak Menikmati’

Emil menjelaskan bahwa dalam struktur BUMD, gubernur tidak terlibat dalam teknis aksi korporasi. Semua keputusan bisnis berada di tangan direksi, komisaris, dan biro pembina BUMD.

Menurutnya, tidak satu pun dari ketiga unsur itu pernah melaporkan perihal aliran dana iklan yang kini dipertanyakan oleh penyidik.

“Kalau ditanya saya mengetahui? Saya tidak tahu. Apalagi terlibat, apalagi menikmati hasilnya,” tegasnya.

Ia menegaskan kembali bahwa dirinya tidak menerima laporan apa pun terkait dana tersebut selama masa jabatannya.

Meredam Spekulasi yang Terlanjur Menyebar

Emil berharap keterangannya bisa menjadi penjelasan yang menutup berbagai spekulasi yang terlanjur berkembang di ruang publik.

“Mudah-mudahan klarifikasi saya ini membuat persepsi publik jadi lebih clear,” katanya.

Terkait isu dana nonbujeter yang sempat ramai dibicarakan, Emil memisahkan persoalan tersebut dari perkara yang tengah ditangani KPK.

“Semua yang pernah ramai itu adalah dana pribadi. Tidak ada hubungannya dengan perkara yang dimaksud,” ujarnya.

Pemeriksaan terhadap Emil masih dalam tahap klarifikasi. KPK belum mengumumkan perkembangan terbaru terkait penyelidikan dugaan aliran dana iklan di Bank BJB.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan
Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan
Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa
Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban
14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif
Perusahaan Biang Banjir Sumatera Dipetakan, Terancam Pidana dan Ganti Rugi
AS Perketat Akses Masuk, Riwayat Media Sosial Jadi Alat Penyaringan Digital

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:05 WIB

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan

Senin, 15 Desember 2025 - 21:21 WIB

Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 18:49 WIB

Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban

Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB

14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif

Berita Terbaru