TEGAL, Mevin.ID – Suasana Kota Tegal mendadak meriah hari ini. Ribuan pasang mata tertuju pada iring-iringan Kirab Budaya yang digelar oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Namun, ada pemandangan yang tak biasa di tengah kerumunan tersebut; sosok Presiden ke-7 Republik Indonesia, Jokowi, tampak hadir dan membaur langsung dengan masyarakat.
Tampil dengan ciri khasnya—kemeja putih polos—Jokowi hadir memberikan dukungan moral bagi partai yang kini dipimpin putra bungsunya tersebut.
Didampingi Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka, mantan orang nomor satu di Indonesia itu tampak santai menyapa warga yang berebut ingin bersalaman.
Momen Akrab Ayah dan Anak
Ada momen menarik yang mencuri perhatian publik saat acara dimulai. Jokowi tak kuasa menahan tawa saat menyaksikan gaya santai sang Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, kala membuka prosesi kirab.
Gelak tawa Jokowi tersebut seolah mencairkan ketegangan politik, menunjukkan sisi humanis dan kedekatan antara ayah dan anak di tengah hiruk-pikuk acara kepartaian.
Kaesang sendiri menegaskan bahwa Kirab Budaya ini bukan sekadar ajang unjuk kekuatan, melainkan strategi sosialisasi yang membumi.
“Kami ingin hadir dengan cara yang menyenangkan, terbuka, dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Politik harus bisa berjalan seiring dengan kebudayaan, bukan meninggalkannya,” tegas Kaesang di sela-sela acara.
Politik Berbasis Budaya dan Ekonomi Rakyat
Konsep kirab dipilih bukan tanpa alasan. PSI ingin memastikan bahwa kehadiran politik tidak berjarak dengan akar tradisi masyarakat setempat. Selain menjadi panggung bagi seniman lokal, acara ini juga menjadi “berkah” bagi pelaku UMKM di Tegal.
Lapak-lapak pedagang lokal tampak memenuhi area kegiatan, menciptakan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga.
PSI percaya bahwa kemajuan sebuah daerah akan semakin kuat jika kolaborasi antara politik, solidaritas sosial, dan pemberdayaan ekonomi kreatif dapat bergerak secara simultan.
Tak Lupa Aksi Kemanusiaan
Di balik kemeriahan kirab, PSI juga menunjukkan sisi kepeduliannya. Sebelum acara ini digelar, jajaran pengurus pusat (DPP PSI) telah lebih dulu menyambangi lokasi pengungsian bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal.
“Selain kirab kebudayaan yang dilaksanakan hari ini, DPP PSI juga telah turun langsung menyerahkan bantuan untuk korban bencana tanah bergerak kemarin,” tambah Kaesang, merujuk pada penyaluran kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Kehadiran Jokowi dalam agenda PSI di Tegal ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan politik berbasis budaya dan aksi sosial tetap menjadi daya tarik utama dalam meraih simpati masyarakat di akar rumput.***
Penulis : Bar Bernad


























