RK Mengaku Diperas: Uang untuk Lisa Tak Ada Hubungan dengan Kasus BJB

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), akhirnya buka suara soal uang yang pernah ia berikan kepada selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar.

Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (2/12) sore, RK menegaskan bahwa uang itu bukan bagian dari kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB, melainkan uang pribadi yang ia keluarkan karena merasa diperas.

“Itu konteksnya pemerasan dan itu uang pribadi,” ujar RK. Ia menegaskan pernyataan Lisa pada Agustus lalu—yang mengaku menerima uang dari RK untuk kebutuhan anaknya—memang benar adanya. Namun, RK memilih tidak mengungkap jumlahnya. Sementara Lisa hanya berkata, “Saya tidak bisa sebutkan nominalnya, kan buat anak saya.”

Kasus Lisa sendiri terus bergulir. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dua perkara: pencemaran nama baik RK oleh Bareskrim Polri, serta dugaan penyebaran video pornografi oleh Polda Jawa Barat.

RK Bantah Tahu Proses Pengadaan Iklan BJB

Dalam pemeriksaan hari ini, RK kembali menepis dugaan keterlibatannya dalam pengadaan iklan Bank BJB yang sedang diselidiki KPK. Ia menyebut bahwa aksi korporasi BUMD berada di ranah teknis, bukan keputusan gubernur.

“Yang paling utama, saya tidak mengetahui perkara dana iklan ini,” tegasnya. “Makanya kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlibat atau menikmati hasilnya.”

RK menyebut dirinya lega karena akhirnya bisa memberikan klarifikasi langsung kepada penyidik, berharap spekulasi publik bisa mereda.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan terhadap RK.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK
Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak
TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO
Kabar Baik untuk Pegawai Inti SPPG: Status PPPK Resmi Per 1 Februari 2026, Bagaimana Nasib Relawan dan Staf Lain?
Wapres Gibran di Tasikmalaya: Perkuat Ekonomi Rakyat hingga Pantau Inovasi AI di Pesantren

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:02 WIB

Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WIB

GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:06 WIB

Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:32 WIB

Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak

Berita Terbaru