RUPST BNI 2025: Putrama Pimpin BNI, Alexandra Jadi Wakil Direktur Utama

- Redaksi

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta.

Gedung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta.

Jakarta, Mevin.ID  – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang digelar di Menara BNI, Jakarta, pada hari Rabu, telah menghasilkan keputusan penting terkait susunan manajemen perusahaan.

Putrama Wahju Setyawan resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) BNI, sementara Alexandra Askandar ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut).

Putrama Wahju Setyawan, seorang bankir berpengalaman dengan rekam jejak panjang di BNI, kembali memimpin perusahaan setelah sebelumnya menjabat sebagai direktur.

Sempat bertugas di PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) pada periode 2020-2022, Putrama kembali ke BNI pada tahun 2022 dan sebelum penunjukan ini, dia menjabat sebagai wakil direktur utama BNI.

Sementara itu, Alexandra Askandar, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), membawa pengalaman dan keahliannya untuk memperkuat jajaran manajemen BNI.

Perubahan ini terjadi seiring dengan berakhirnya masa jabatan Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama BNI. Selain Royke, beberapa direktur lainnya, seperti Novita Widya Anggraini, David Pirzada, dan Ronny Venir, juga menyelesaikan masa jabatan mereka.

Novita kembali ke Bank Mandiri untuk menduduki posisi Direktur Keuangan, sementara Ronny Venir, seorang bankir senior di BNI, mengakhiri masa baktinya di perusahaan.

Sepanjang tahun 2024, BNI menunjukkan kinerja keuangan yang solid dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp21,5 triliun, meningkat 2,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp20,9 triliun.

Pertumbuhan ini didukung oleh transformasi digital yang sukses meningkatkan tabungan sebesar 11 persen secara tahunan, dari Rp232 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp258 triliun pada tahun 2024.

RUPST BNI, yang awalnya dijadwalkan pada 13 Maret 2025, diundur menjadi 26 Maret 2025. Perubahan jadwal ini selaras dengan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lainnya, yaitu BRI, Bank Mandiri, dan BTN, yang juga mengubah jadwal RUPST mereka.

Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan keselarasan kebijakan dan memberikan waktu yang cukup bagi masing-masing perseroan untuk mempersiapkan agenda rapat.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker Jelaskan Rumus UMP 2026: Alfa Naik, Tapi Kenaikan Upah Tetap Bergantung Daerah
Kasus Matel Kalibata Jadi Alarm: OJK Diminta Tegas Lindungi Konsumen
ITENAS Resmikan Bio-CNG dari Limbah Ternak, Dari Hibah Riset Hingga Energi Murah untuk Warga
Inovasi Energi Bersih: ITENAS Bandung Luncurkan “Bio CNG ITENAS Nice Gas”
Dorong Geotermal di Ciremai, Anggota DPR Dikritik : Potensi Besar Bukan Alasan Menutup Mata dari Risiko
1.341 Hektare Sawah di Sumbar Gagal Panen Akibat Bencana: Petani Menunggu Kompensasi
Menanti Roadmap Koperasi Merah Putih, Ekos: IKA Ikopin Tak Boleh Jadi Penonton
Majalengka, Dapur Bibit Nasional yang Menopang Mimpi Besar Indonesia Hijau

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:25 WIB

Menaker Jelaskan Rumus UMP 2026: Alfa Naik, Tapi Kenaikan Upah Tetap Bergantung Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:16 WIB

Kasus Matel Kalibata Jadi Alarm: OJK Diminta Tegas Lindungi Konsumen

Minggu, 14 Desember 2025 - 19:27 WIB

ITENAS Resmikan Bio-CNG dari Limbah Ternak, Dari Hibah Riset Hingga Energi Murah untuk Warga

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:39 WIB

Inovasi Energi Bersih: ITENAS Bandung Luncurkan “Bio CNG ITENAS Nice Gas”

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dorong Geotermal di Ciremai, Anggota DPR Dikritik : Potensi Besar Bukan Alasan Menutup Mata dari Risiko

Berita Terbaru