Sakit Hati Tak Terbendung! Diduga Istri Selingkuh, Suami di Grobogan Nekat Belah Rumah Jadi Dua

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN, Mevin.ID – Sebuah video mengejutkan mendadak viral di jagat maya, memperlihatkan aksi ekstrem seorang suami di Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Kecewa berat karena dugaan perselingkuhan sang istri, pria tersebut memutuskan untuk membelah rumah mereka menjadi dua bagian.

Aksi yang berlangsung pada Jumat (13/2/2026) pagi tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah meja kayu dibelah menggunakan gergaji mesin, hingga separuh genteng atap rumah yang sudah dipreteli.

Mediasi Berakhir Buntu

Pj Kepala Desa Mlowokarangtalun, Wahyu Hudiyono, mengonfirmasi kebenaran kejadian yang menghebohkan warga setempat itu. Menurutnya, pemicu utama aksi nekat tersebut adalah isu perselingkuhan.

Sebenarnya, sang suami telah berupaya menunjukkan kebesaran hatinya dengan memaafkan kesalahan istrinya, asalkan hubungan gelap tersebut tidak dilanjutkan. Namun, tawaran damai itu justru ditolak mentah-mentah.

“Kabarnya begitu (istri selingkuh). Suaminya sudah memaafkan, asal jangan diulangi. Tapi malah si istri sudah tidak mau lagi sama suaminya,” ungkap Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (13/2).

Genteng Dibawa Pulang

Wahyu menjelaskan bahwa pasangan suami istri ini sebenarnya telah membina rumah tangga selama kurang lebih tujuh tahun dan dikaruniai dua orang anak.

Meski menjalankan usaha di Desa Mlowokarangtalun, secara administratif keduanya masih tercatat sebagai warga Desa Simo, Kecamatan Kradenan.

Buntut dari kebuntuan mediasi tersebut, sang suami memutuskan untuk mengambil haknya atas bangunan tersebut. Pria yang terlihat dalam video viral memotong kayu bukanlah sang suami, melainkan orang suruhan.

“Genteng rumah itu pun dibawa oleh pihak suami ke Simo. Sosok yang ada di video itu bukan si suami, tapi mungkin orang suruhannya,” tambah Wahyu.

Pelajaran dari Retaknya Rumah Tangga

Peristiwa ini menjadi tontonan sekaligus keprihatinan bagi warga sekitar.

Pembelahan rumah ini menjadi simbol nyata hancurnya sebuah komitmen pernikahan yang telah dibangun bertahun-tahun akibat hadirnya orang ketiga.

Hingga berita ini diturunkan, material bangunan milik sang suami telah diangkut, meninggalkan rumah yang kini tinggal separuh di lokasi kejadian.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Muria

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026
Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data
Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026
Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka
Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!
Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM
Lebaran Kali Ini Bandung Zoo Belum Bisa Buka, Wali Kota Minta Maaf

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:58 WIB

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:19 WIB

Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:40 WIB

Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB