Saluran Jalan PU Cimuning–Sumurbatu Dikerjakan: Warga Minta Banjir Tak Lagi Jadi Rutinitas

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Raya PU-Cimuning sampai saat ini masih terjadi banjir dan genangan air, walaupun hujan kecil, apalagi hujan besar. Diharapkan pekerjaan perbaikan saluran air di daerah ini dapat membuat jalan tersebut bebas banjir.

i

Kondisi Jalan Raya PU-Cimuning sampai saat ini masih terjadi banjir dan genangan air, walaupun hujan kecil, apalagi hujan besar. Diharapkan pekerjaan perbaikan saluran air di daerah ini dapat membuat jalan tersebut bebas banjir.

Bekasi, Mevin.ID — Pekerjaan perbaikan saluran air di sepanjang Jalan Raya PU Cimuning–Sumurbatu resmi dimulai. Warga sekitar menaruh harapan besar: jalan utama yang selama ini jadi langganan banjir itu akhirnya benar-benar bebas genangan.

Selama ini, setiap hujan deras atau banjir besar, jalan tersebut berubah menjadi rintangan berat bagi pengguna kendaraan. Tak sedikit pengendara motor maupun mobil yang mogok, bahkan truk sampai mengalami patah as roda karena terperosok kubangan air.

“Kami berharap pekerjaan ini benar-benar memberi solusi. Genangan air yang rutin muncul setiap hujan deras harus hilang,” ujar Pratigto, Ketua AMGB dan anggota MKDS Wilayah Kecamatan Mustikajaya, Sabtu (1/11/2025).

Pratigto mengingatkan agar proyek dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar yang berasal dari aspirasi DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kota Bekasi ini tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi menyelesaikan akar masalah.

“Jangan sampai setelah selesai, banjir tetap datang lagi. Proyek ini untuk menjawab kebutuhan mendesak warga,” tegasnya.

Jalan Vital, Taruhannya Besar

Jalan PU Cimuning–Sumurbatu merupakan jalur penting, menjadi akses truk-truk sampah milik Pemkot Bekasi menuju TPA Sumurbatu dan Burangkeng. Kerusakan atau genangan parah di ruas ini bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga menghambat layanan publik.

Organisasi AMGB dan MKDS sendiri sudah memperjuangkan perbaikan jalur ini sejak awal 2025 setelah beberapa kali banjir besar menutup jalan akses.

Kini perhatian publik tertuju pada rekanan pelaksana dan Dinas Bina Marga, Saluran, dan Tata Air (BMSDA) untuk memastikan kualitas pekerjaan benar-benar maksimal: saluran berfungsi optimal, banjir hilang, dan jalan aman dilewati.

Warga menanti pembuktian: apakah proyek ini akan menjadi solusi… atau sekadar tambal sulam sementara?***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ke-4 Pencarian Korban Lahar Merapi: Tim SAR Kerahkan 4 Alat Berat, Area Pencarian Diperluas hingga 7 KM
Air Mata di Ambang Senja: Kisah Mak Cani, Lansia 80 Tahun yang Tergusur demi Gedung Kopdes Merah Putih
Tragis! Petik 2 Labu Siam untuk Buka Puasa, Seorang Pria Tewas Dianiaya Pemilik Kebun
Amankan Aset, Pemkab Bandung MoU dengan Badan Bank Tanah
KDM Temui Kembar Tunarungu Viral di Tempat Kerja, Warganet Terharu
Dari 2.200 Bidang Tanah Milik Pemkab Bandung, Baru Sekitar 655 yang Bersertifikat 
Tragedi Berdarah di Cipatat: Kakak Tiri Tega Habisi Nyawa Adik Kelas 6 SD demi Ponsel
Disnaker Kota Bandung: Pekerja Belum Sebulan di-PHK, Perusahaan tetap Wajib Beri THR 

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:17 WIB

Hari Ke-4 Pencarian Korban Lahar Merapi: Tim SAR Kerahkan 4 Alat Berat, Area Pencarian Diperluas hingga 7 KM

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:54 WIB

Air Mata di Ambang Senja: Kisah Mak Cani, Lansia 80 Tahun yang Tergusur demi Gedung Kopdes Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:07 WIB

Tragis! Petik 2 Labu Siam untuk Buka Puasa, Seorang Pria Tewas Dianiaya Pemilik Kebun

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:53 WIB

Amankan Aset, Pemkab Bandung MoU dengan Badan Bank Tanah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:48 WIB

KDM Temui Kembar Tunarungu Viral di Tempat Kerja, Warganet Terharu

Berita Terbaru