Sambut Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’, Tokoh Desa Burangkeng Jamin Keamanan Investor Internasional

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng yang terletak di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi,

i

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng yang terletak di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi,

BEKASI, Mevin.ID – Pengumuman 8 perusahaan internasional calon pengelola proyek Waste-to-Energy (WtE) oleh BPI Danantara pada Senin (16/2) disambut antusias oleh para tokoh lingkungan di Kabupaten Bekasi.

Kehadiran teknologi pengolahan sampah modern ini dinilai sebagai solusi konkret mengakhiri era open dumping di TPA Burangkeng.

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mendukung program Presiden Prabowo ini dibuktikan dengan langkah nyata pembebasan lahan seluas 2,5 hektar pada Desember 2025 lalu.

Tak berhenti di situ, sisa lahan seluas 5,5 hektar kini telah masuk tahap appraisal oleh Dinas Perkimtan dan dijadwalkan cair pada April 2026 mendatang.

Jaminan Keamanan untuk Investor

Ketua Forum Warga Desa Burangkeng Peduli Lingkungan (For-WADES), Aep Bin Anung, menyatakan kegembiraannya atas proses tender yang berjalan transparan. Ia memberikan jaminan bahwa wilayahnya sangat kondusif bagi masuknya investasi teknologi tingkat dunia.

“Kami mewakili warga ingin mengucapkan selamat datang bagi para investor internasional di Desa Burangkeng. Kami jamin wilayah ini aman dan kondusif. Dari sisi kesiapan lahan pun kami yang paling siap menyambut datangnya investor,” tegas Aep, Senin (16/2) malam.

Aep menambahkan bahwa proses verifikasi dokumen untuk pembebasan lahan tambahan seluas 5,5 hektar sedang dilakukan oleh Pemkab Bekasi untuk memastikan operasional teknologi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) berjalan mulus.

Solusi Lingkungan dan Lapangan Kerja

Senada dengan Aep, Ketua Aliansi Mustika Grande Bersatu (AMGB) Desa Burangkeng, Pratigto, SH, berharap hadirnya teknologi ini dapat memangkas “gunungan” sampah yang selama ini mencemari lingkungan.

“Ini adalah solusi konkrit untuk persoalan lingkungan sekaligus peluang membuka lowongan kerja baru bagi pemuda-pemudi desa kami,” ujar Pratigto.

Tokoh yang turut andil menginisiasi lahirnya UU Pengolahan Sampah tahun 2008 ini juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas terobosan program nasionalnya. Menurutnya, tidak perlu ada lagi narasi memindahkan atau menutup TPA Burangkeng, melainkan mengubah cara kelolanya.

“Warga Bekasi hari ini trauma dengan bau sampah jika harus membuka TPA baru di tempat lain. Maka, mari kita wujudkan Burangkeng yang rukun dan berteknologi tinggi. Jangan bicara tutup-pindah, tapi bicara modernisasi,” tambahnya.

Progress Kesiapan Lahan PSEL Burangkeng:

  • Desember 2025: Lahan seluas 2,5 Hektar telah dibebaskan.
  • Februari 2026: Verifikasi dokumen sisa lahan oleh Pemkab Bekasi.
  • April 2026: Target pembayaran lunas tambahan lahan 5,5 Hektar.
  • Total Lahan: 8 Hektar siap digunakan untuk Perusahaan Teknologi Persampahan Sampah menjadi Listrik (PTSL).

Dengan koordinasi antara pusat (Danantara) dan daerah (Pemkab Bekasi), Desa Burangkeng kini bersiap bertransformasi dari sekadar tempat pembuangan sampah menjadi pusat energi terbarukan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026
Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data
Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026
Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka
Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!
Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:59 WIB

Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:58 WIB

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB