Sampah Menggunung di Jalur Cikopo dan Kalijambe, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan 4 Solusi Darurat

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Persoalan sampah di perbatasan wilayah Jawa Barat kembali menjadi sorotan tajam Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Melalui pantauan langsung di lapangan, Gubernur mendapati tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat di jalur strategis dan aliran sungai, yang dipicu oleh luapan dari tempat pembuangan akhir serta perilaku pembuangan sampah sembarangan.

Sampah “Kiriman” dan Masalah di Bantargebang

Dalam video unggahan terbarunya, Gubernur menyoroti tumpukan sampah di jalur Cikopo yang berasal dari berbagai sumber, termasuk dampak longsoran di sekitar Sumur Batu dan Bantargebang.

“Ini sampah dari mana-mana. Jika dari Bantargebang berarti sampah Jakarta, ada juga dari Kota Bekasi. Masuk ke Sungai Kalijambe, lalu diangkat dan hanya ditumpuk di sini (pinggir jalan),” ujar Dedi Mulyadi saat berdialog dengan warga di lokasi.

Kondisi ini diperparah dengan adanya aksi saling tolak antarwilayah. Gubernur menyebut terjadi dilema di mana sampah tersebut tidak diterima di pembuangan Kota maupun Kabupaten Bekasi (Burangkeng), sehingga sampah akhirnya menumpuk di pinggir jalan tol dan akses publik.

 

View this post on Instagram

 

4 Langkah Strategis Penanganan Sampah Jabar

Merespons kondisi “Ganu Gelo” (kondisi yang semrawut) ini, Gubernur Dedi Mulyadi menetapkan empat poin utama yang akan segera dieksekusi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat:

  • Pengambilalihan Kelola oleh BUMD: Manajemen pengelolaan sampah akan dikoordinasikan langsung oleh BUMD Provinsi Jawa Barat agar lebih terintegrasi.
  • Optimalisasi TPA Sumur Batu: Melakukan penanganan khusus di titik Sumur Batu agar tidak lagi terjadi longsoran sampah ke area sekitarnya.
  • Pembangunan Turap di Sungai Kalijambe: Membuat benteng atau turap di sepanjang aliran Sungai Cijambe untuk mencegah sampah masuk ke aliran air dan merusak ekosistem.
  • Percepatan Penanganan Infrastruktur TPA: Memastikan infrastruktur pembuangan akhir segera dibenahi agar air lindi tidak mencemari pemukiman warga.

“Urus Runtah” Jadi Prioritas

Gubernur menegaskan bahwa persoalan sampah adalah hal yang mendesak karena berkaitan dengan polusi udara dan pencemaran air. Ia meminta semua pihak berhenti saling lempar tanggung jawab antara wilayah kota dan kabupaten.

“Pokoknya mah urus runtah (sampah) di Jawa Barat, jangan sampai bikin pusing. Air jangan tercemar, bau jangan mengganggu warga,” tegasnya dengan gaya khasnya yang santai namun lugas.

Di akhir tinjauannya, Dedi Mulyadi sempat menghibur warga dengan pantun dan lagu singkat, mengingatkan bahwa meskipun persoalan sampah sangat serius, kerja sama masyarakat melalui donasi kebersihan dan kedisiplinan membuang sampah tetap menjadi kunci utama.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Berita Terbaru