Satgas PB Erupsi Gunung Ibu Utamakan Evakuasi Warga

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas PB Erupsi Gunung Ibu melakukan evakuasi warga Desa Sangaji Nyeku ke lokasi pengungsian pada Kamis (16/1/2025)/ dok. Satgas PB Erupsi Gunung Ibu

Tim Satgas PB Erupsi Gunung Ibu melakukan evakuasi warga Desa Sangaji Nyeku ke lokasi pengungsian pada Kamis (16/1/2025)/ dok. Satgas PB Erupsi Gunung Ibu

Halmahera Barat, Mevin.ID – Evakuasi Warga Kecamatan Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku, menjadi prioritas tim Satgas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) Erupsi Gunung Ibu.

Hal ini sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengkosongkan radius sektoral 6 km arah utara bukaan kawah Gunung Ibu.

“Enam desa di wilayah Kecamatan Tabaru tersebut adalah Desa Sangaji Nyeku, Soasangaji, Tuguis, Togoreba Sungi, Borona, dan Todoke. Berdasarkan data kependudukan desa setempat, sebanyak 2.959 Jiwa/ 838 KK yang harus melakukan evakuasi sementara,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Senin (20/1/2025).

Terdapat penambahan jumlah pengungsi sebanyak 85 warga menempati sejumlah titik pengungsian, pada Jumat (17/1/2025).

Pos Komando Tanggap Darurat yang berpusat di Jailolo mencatat jumlah warga yang telah dievakuasi per Jumat sebanyak 226 jiwa. Warga menempati dua titik pengungsian dengan rincian 208 jiwa mengungsi di Gereja Desa Tongute dan 18 jiwa mengungsi di Balai Desa Tongute.

Satgas PB Erupsi Gunung Ibu menargetkan seluruh warga terdampak di Kecamatan Tabaru selesai di evakuasi pada Minggu (19/1/2025).

Teknis evakuasi warga akan dibantu oleh personil TNI Polri dan pemerintah daerah setempat.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mengimbau 10 lokasi sekolah yang berada di wilayah rawan bencana untuk meliburkan siswanya sementara waktu.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan akan mengorganisir kegiatan belajar mengajar di lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan catatan Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Ibu, hingga 17 Januari 2025 Gunung Ibu telah mengalami sebanyak 968 kali gempa Letusan, 73 kali gempa Guguran, 2.024 gempa Hembusan, 222 kali gempa Harmonik, 21 kali gempa Tornillo, 8.418 kali gempa Vulkanik Dangkal, 404 kali gempa Vulkanik Dalam, 66 kali gempa Tektonik Lokal, dan 293 kali gempa Tektonik Jauh, dan 1 kali Gempa Terasa.

Pengamatan visual PGA Ibu pada 18 Januari 2025 pukul 6.00 WIT menunjukkan gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-200 m di atas puncak kawah. Teramati 28 kali letusan dengan tinggi 300-700 m dan warna asap putih dan kelabu. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan
Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan
Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm
Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29 WIB

Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:10 WIB

Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:35 WIB

KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:38 WIB

Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai

Berita Terbaru