Sejak Pemilu 2004, Perolehan Suara dan Kursi Partai Golkar Kabupaten Ciamis Terus Turun

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

Ciamis, Mevin.ID — Partai Golkar adalah partai yang paling bertahan dalam sejarah politik di Indonesia. Meskipun pada akhir masa Orde Baru Partai Golkar sempat dihujat dan dituntut dibubarkan, partai berlambang beringin ini tetap bertahan sampai sekarang.

Bahkan Partai Golkar sempat memenangkan pemilu setelah reformasi, yakni pada pemilu 2004. Ini menjadi semacam pembuktian Partai Golkar bahwa partai ini diterima rakyat. Sampai saat ini, Partai Golkar tetap berperan dalam pembangunan politik dan pembangunan bangsa.

Meskipun, dalam perjalanannya kemudian Partai ini mengalami dinamika politik. Partai mengalami pasang surut, baik dalam perolehan suara maupun perolehan kursi. Meskipun secara nasional ataupun di Jawa Barat, namun di banyak daerah Partai Golkar mengalami penurunan kursi.

Partai Golkar Ciamis

Partai Golkar Kabupaten Ciamis saat ini dipimpin Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) H. Tryan Slamet Triana, yang terpilih secara aklamasi. Partai Golkar di Ciamis memiliki struktur organisasi sampai tingkat kecamatan, bahkan sampai ke tingkat desa. Ada 27 Pengurus Kecamatan yang ada di kabupaten ini.

Tryan telah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Ciamis selama dua periode, yakni sejak tahun 2015. Terakhir Tryan terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah Partai Golkar Ciamis yang diselenggarakan pada 2020.

Partai Golkar Kabupaten Ciamis, disebut-sebut sebagai salah satu lumbung suara Golkar di ujung timur Jawa Barat.  Ciamis juga disebut menjadi bagian yang tak lepas untuk menjadikan Golkar nomor satu di Jawa Barat. Sebutan ini karena di tahun 2004 Partai ini memberi kontribusi suara yang tinggi, perolehan suaranya sampai 14 kursi di DPRD Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan penulusuran data, memang Sejak Partai Golkar Kabupaten Ciamis mengalami penurunan suara dan kursi terus menerus. Pada 2004 Partai Golkar di Kabupaten ini meraih 14 kursi. Namun kemudian turun menjadi 8 kursi pada pemilu 2009, dan pada 2014 menjadi 7 kursi. Dua pemilu terakhir, yakni pada pemilu 2019 dan pemilu 2024, Partai Golkar mengalami penurunan lagi menjadi 5 kursi.

Dinamika memang terjadi, karena pada 2013 ada pemekaran Kabupaten Pangandaran, yang terlepas dari kabupaten Ciamis. Sebanyak 10 kabupaten yang tergabung degan kabupaten Pangandaran adalah Pangandaran, Parigi, Cigugur, Cimerak, Padaherang, Kalipucang, Sidamulih, Cijulang, Langkaplancar, dan Mangunjaya.

Namun, pemekaran kabupaten Pangandaran itu tak banyak mengubah komposisi suara pemilu. Setelah pemekaran suara Partai Golkar tetap stagnan pada posisi 5 kursi.

Partai Modern

Sebagai partai modern, Partai Golkar sedang berupaya melakukan reposisi partainya. Partai Golkar saat ini tengah membidik kaum muda. Terlebih lagi, bonus demografi saat ini menantang di depan mata membuat partai-partai menjadikan hal ini sebagai potensi yang sangat penting.

Tokoh Golkar yang juga politisi senior Akbar Tandjung menegaskan bahwa Partai Golkar harus memberikan kesempatan kepada kaum muda.

Akbar mengatakan bahwa Partai Golkar merupakan partai inklusif dan terbuka, termasuk terbuka kepada kaum muda untuk berperan dalam memajukan negara.

“Partai Golkar adalah partai yang terbuka. Golkar memberikan kesempatan kepad anak muda untuk memajukan dan membangun negara, dengan komitmen yang baik,” katanya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026
Air Mata di Ambang Senja: Kisah Mak Cani, Lansia 80 Tahun yang Tergusur demi Gedung Kopdes Merah Putih
Tragis! Petik 2 Labu Siam untuk Buka Puasa, Seorang Pria Tewas Dianiaya Pemilik Kebun
Amankan Aset, Pemkab Bandung MoU dengan Badan Bank Tanah
KDM Temui Kembar Tunarungu Viral di Tempat Kerja, Warganet Terharu
Dari 2.200 Bidang Tanah Milik Pemkab Bandung, Baru Sekitar 655 yang Bersertifikat 
Tragedi Berdarah di Cipatat: Kakak Tiri Tega Habisi Nyawa Adik Kelas 6 SD demi Ponsel
Disnaker Kota Bandung: Pekerja Belum Sebulan di-PHK, Perusahaan tetap Wajib Beri THR 

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:08 WIB

232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:54 WIB

Air Mata di Ambang Senja: Kisah Mak Cani, Lansia 80 Tahun yang Tergusur demi Gedung Kopdes Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:07 WIB

Tragis! Petik 2 Labu Siam untuk Buka Puasa, Seorang Pria Tewas Dianiaya Pemilik Kebun

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:53 WIB

Amankan Aset, Pemkab Bandung MoU dengan Badan Bank Tanah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:48 WIB

KDM Temui Kembar Tunarungu Viral di Tempat Kerja, Warganet Terharu

Berita Terbaru